Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Sungai Sambas Besar Secara Virtual, Wakil Bupati Sambas Sambut Peresmian dengan Rasa Syukur

Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sambas mencapai tonggak penting dengan selesainya Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB). Peresmian jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Djojohadikusumo, melalui sambungan virtual sebagaimana tercantum dalam informasi resmi pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Sambas sebelumnya telah menyampaikan undangan resmi kepada berbagai tokoh nasional, pejabat daerah, serta unsur Forkopimda untuk menghadiri acara peresmian JSSB. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Desa Makrampai, Kecamatan Tebas tepat di area jembatan.

Bacaan Lainnya
iklan

Dalam undangan itu, sejumlah nama penting turut dicantumkan sebagai tamu kehormatan. Di antaranya, Lazarus, S.Sos., M.Si. (Ketua Komisi V DPR RI), H. Syarief Abdullah Alkadrie, S.H., M.H. (Wakil Ketua Komisi V DPR RI), Gubernur Kalimantan Barat periode 2018–2023, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Mantan Bupati Sambas, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi serta H. Atbah Romin Suhaili, Lc., M.H., Ketua DPRD Sambas, Dandim 1208/Sambas, Kapolres Sambas, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Dinas PUPR Kalbar, Balai Pelaksana Jalan Nasional, Sekda Sambas, serta berbagai pejabat terkait lainnya.

Peresmian JSSB membawa harapan besar bagi masyarakat, terutama dalam tiga aspek utama:

1. Peningkatan Mobilitas dan Akses Antarwilayah

Dengan hadirnya jembatan ini, konektivitas antara Kecamatan Tebas dan Kecamatan Tekarang meningkat secara signifikan. Warga tidak lagi bergantung pada transportasi air seperti feri atau perahu, yang sebelumnya memerlukan waktu lebih lama dan biaya lebih besar.

2. Menggerakkan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

JSSB diproyeksikan memberi dampak ekonomi berantai bagi daerah sekitar. Kelancaran arus barang dan jasa akan meningkat, biaya distribusi menurun, dan wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau kini terbuka untuk pengembangan permukiman dan pusat ekonomi baru. Kehadiran jembatan juga membuka peluang usaha serta aktivitas perdagangan di sepanjang kawasan yang terhubung.

3. Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Aksesibilitas yang lebih baik memungkinkan warga memperoleh layanan publik dengan lebih cepat. Mobilitas pelajar dan tenaga pendidik menjadi lebih mudah, begitu pula akses menuju fasilitas kesehatan, terutama pada kondisi darurat. Selain itu, hubungan sosial dan budaya antarwilayah juga diprediksi semakin erat seiring meningkatnya interaksi masyarakat.

Peresmian Jembatan Sungai Sambas Besar tak hanya menandai keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi awal baru bagi kemajuan ekonomi dan sosial di Kabupaten Sambas. JSSB diharapkan menjadi penghubung strategis yang mengakselerasi berbagai potensi daerah menuju perkembangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Wabup Sambas Apresiasi Peresmian JSSB, Catat Dua Rekor MURI

Peresmian Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Sambas. Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas hadirnya infrastruktur strategis yang dinilainya sangat penting bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut Heroaldi, jembatan yang kini tercatat sebagai jembatan terpanjang di Kalimantan Barat itu memberikan kebanggaan tersendiri. Ia juga menyebut bahwa proyek tersebut mengantarkan Kabupaten Sambas meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagaimana disampaikan oleh Kepala Balai dalam acara peresmian.

Wakil Bupati menilai JSSB bukan sekadar sarana penghubung, melainkan infrastruktur yang membawa dampak besar terhadap mobilitas warga serta percepatan pertumbuhan sosial dan ekonomi di kawasan sekitar. Ia menekankan bahwa kehadiran jembatan yang telah dinantikan selama seperempat abad itu mulai menunjukkan pengaruh positif dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Heroaldi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jembatan yang kini menjadi aset nasional itu. Pemerintah daerah, bekerja sama dengan TNI dan Polri, juga berkomitmen memperkuat pengamanan kawasan melalui pemasangan kamera pengawas di sejumlah titik.

Ia berharap warga dapat menggunakan fasilitas tersebut secara bijak dan turut menjaga kelestariannya.

“Kami yakin masyarakat Sambas yang dikenal ramah dan bersahaja akan bersama-sama merawat jembatan ini agar dapat dinikmati hingga generasi mendatang,” ujarnya. (Nop)

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *