Kapolsek Mempawah Hulu Hadiri Sosialisasi Perdes Air Bersih Dan Dukung Pengembangan Wisata Desa Sabaka

Majalahmataborneonews.com, Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Desa (Perdes) tentang Pemeliharaan, Perawatan, Pengurusan dan Tarif Perbulan Air Bersih Desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Selasa (02/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sabaka tersebut dihadiri oleh Camat Mempawah Hulu Buyung, S.Pd., M.AP, Kepala Desa Sabaka Margius Remedius, Ketua BPD Ferry, Bhabinkamtibmas Desa Sabaka, Pendamping Desa Cahyo, para Kepala Dusun, Ketua RT/RW serta masyarakat Desa Sabaka.

Bacaan Lainnya
iklan

Dalam sambutannya, Kapolsek Mempawah Hulu menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sosialisasi Perdes Air Bersih sebagai langkah penting dalam menjaga keberlangsungan sumber air bersih masyarakat desa.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Freddy Surya Purnama, S.H., M.H., mengatakan bahwa Polres Landak mendukung penuh upaya pemerintah desa dalam menjaga dan mengelola sumber air bersih demi kepentingan masyarakat luas.

Selain itu, Polri siap bersinergi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kelestarian alam guna mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.“Polsek Mempawah Hulu mendukung penuh kegiatan sosialisasi ini. Kami berharap masyarakat dapat menjadi agen perubahan demi kemajuan Kecamatan Mempawah Hulu, khususnya Desa Sabaka,” ujar Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek juga menyampaikan kesiapan pihak Kepolisian untuk membantu mempromosikan potensi wisata alam berupa air terjun atau riam yang dimiliki Desa Sabaka melalui media sosial Humas Polsek Mempawah Hulu maupun Humas Polres Landak.

Sementara itu, Camat Mempawah Hulu dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga sumber air bersih dari ancaman kerusakan lingkungan, khususnya akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Menurutnya, keberadaan PETI dapat mencemari aliran air yang digunakan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti penyakit kulit akibat konsumsi air tercemar.

Dalam kegiatan tersebut juga dibahas pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan air bersih secara berkelanjutan melalui dukungan seluruh masyarakat, termasuk kepatuhan dalam pembayaran iuran perawatan serta pengawasan terhadap penggunaan jaringan air bersih.

Desa Sabaka sendiri memiliki potensi wisata alam berupa riam dan air terjun di wilayah Dusun Tapakng yang berada di kawasan hutan lindung. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata desa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *