Strategi Mulyadi Naikkan PAD Sektor Budaya di Kota Pontianak

Ruang seni dan budaya bagi anak muda akan dibangun Mulyadi, serta akan membuat Haul Kesultanan Pontianak menjadi agenda tahunan daerah
Mulyadi dan Harti Hartidjah pada debat pamungkas di Gedung PCC Pontianak

Majalahmataborneonews.com, Pontianak – Calon Walikota Pontianak Dr. H. Mulyadi, M.Si No urut 2 (baju corak insang) ungkap strategi dalam menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak di sektor seni dan budaya dengan membangun ruang kreasi bagi anak muda di setiap Kecamatan Kota Pontianak serta akan jadikan Haul Kesultanan Kadriah menjadi agenda kegiatan daerah Kota Pontianak apabila terpilih menjadi Walikota untuk periode 2025-2030.

Hal itu disampaikan Mulyadi saat Pemaparan visi dan misinya dalam debat pamungkas Calon Walikota dan Wakil Walikota Pontianak yang berlangsung di Pontianak Convention Centre (PCC) Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak. Selasa (19/11/2024).

Bacaan Lainnya
iklan

“Kita akan membangun di setiap kecamatan ada ruang-ruang untuk kreasi anak-anak muda, selama ini kita tidak punya itu, kita tidak punya!,” tegas Mulyadi.

Lebih jauh lagi dalam paparannya, Mulyadi yang didampingi Calon Wakilnya Harti Hartidjah mengatakan akan optimalisasikan tempat-tempat yang berpotensi besar untuk dijadikan sentra-sentra seni dan budaya yang bertujuan menjadi sumber pendapatan daerah di bidang pariwisata dan Kebudayaan Kota Pontianak.

“Seperti misalnya Tugu Khatulistiwa yang selama ini gelap, kita akan jadikan itu sebagai salah satu sentra budaya,” Kata Mulyadi yang langsung disambut tepuk tangan oleh pendukungnya.

Selain optimalisasi tempat-tempat yang sudah tersedia bagi ruang kreasi seni dan budaya, seperti Tugu Khatulistiwa, Terminal Siantan dan Pinggiran Sungai Kapuas, Mulyadi juga mengungkapkan perlunya memetakan ulang beberapa wilayah yang ada di Kota Pontianak agar nantinya dapat dikembangkan menjadi ruang sentra kebudayaan di setiap kecamatan, serta turut memperhatikan momen-momen besar tertentu yang ada di Kota Pontianak.

“Pada sentra-sentra kebudayaan itu, nantinya kita akan memberikan yang seluas-luasnya seluruh Etnis untuk menampilkan akar budayanya. Dan pada momen-momen kegiatan tertentu, misalnya, kita akan adakan Haul Kesultanan yang akan menimbulkan minat wisatawan datang,” kata Mulyadi.

Seperti diketahui, pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak akan ditentukan nanti pada hari pencoblosan tanggal 27 Nopember 2024, Mulyadi yang akrab disapa Bang Mul sempat mengatakan akan membuktikan janji-janjinya apabila nanti terpilih menjadi Walikota Pontianak.

“Saya siap berkomitmen bersama masyarakat Kota Pontianak, tagih janji saya, saya siap dihadapkan kemanapun apabila kelak saya melanggar janji,” Pungkasnya.

 

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *