Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melepas keberangkatan 1.210 peserta program Mudik Khatulistiwa Gratis 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (19/3/2026).
“Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini memberangkatkan sekitar 1.210 pemudik menggunakan bus Perum DAMRI menuju 12 kabupaten/kota di wilayah Kalbar,” ujar Krisantus.
Acara pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah, serta instansi terkait seperti Jasa Raharja.
Dalam sambutannya, Krisantus menekankan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara Pemprov Kalbar dan Forkopimda untuk membantu masyarakat merayakan Idul Fitri di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mendoakan agar selamat sampai tujuan, mudiknya nyaman, dan bisa bertemu keluarga untuk merayakan Idul Fitri yang penuh berkah,” tuturnya.
Selain melepas peserta mudik, Krisantus juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait antrean bahan bakar minyak (BBM) yang sempat viral di media sosial. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
Hasil koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat memastikan stok BBM dan pasokan energi aman dan cukup menjelang Lebaran. Namun, pihaknya menduga adanya oknum yang melakukan penimbunan BBM maupun LPG 3 kilogram.
“Saya minta aparat penegak hukum bertindak tegas. Tidak ada kompromi terhadap oknum yang bermain dengan BBM dan gas 3 kilogram yang merugikan masyarakat,” tegas Krisantus.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Kalbar telah menerbitkan surat edaran kepada bupati dan wali kota agar melakukan monitoring serta sweeping ke SPBU bersama Forkopimda setempat. Tujuannya untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tepat sasaran selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Salah seorang peserta, Wahyu, mengapresiasi pelaksanaan program mudik gratis ini. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua. Program ini sangat membantu saya secara pribadi untuk bisa mudik,” katanya. Ia berharap program ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
Pelepasan peserta ditandai dengan penyerahan simbolis paket perbekalan dan pengawalan rombongan bus oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar guna memastikan keamanan perjalanan.







