Majalahmataborneonews.com, Jakarta, 15 Mei 2026 – Ditengah kondisi iklim yang cenderung basah sepanjang 2025, sebagian warga Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, harus menghadapi tantangan baru. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan, bahkan cukup memprihatinkan. Di Tengah kondisi tersebut, kebutuhan akan hunian aman, sehat dan layak menjadi semakin medesak.
Bagi sebagian warga, kondisi rumah yang rusak bukan hanya persoalan bangunan fisik, tetapi juga rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kekhawatiran saat hujan turun, atap bocor, hingga fasilitas sanitasi yang tidak memadai menjadi tantangan yang harus dihadapi di tengah keterbatasan. Ditambah, untuk beberapa rumah sudah dalam kondisi yang tidak mampu lagi menghadapi tantangan cuaca ekstrem tersebut.
Eko (50), salah satu warga penerima manfaat Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) di area sekitar wilayah operasional PT Muaratoyu Subur Lestari salah satu anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk mengaku bantuan perbaikan hunian yang diterimanya membawa perubahan besar bagi keluarganya. “Sebelumnya kondisi rumah kami memang sudah banyak bagian yang perlu diperbaiki, terutama kamar mandi, dinding rumah, dan dapur yang kurang nyaman digunakan sehari-hari. Pas lagi hujan, akan banyak bocor dan tergenang. Setelah direnovasi, perubahan yang kami rasakan sangat besar. Kamar mandi sekarang jadi lebih bersih dan layak dipakai,” ucap Eko.
Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) merupakan bagian dari inisiatif dan komitmen berkelanjutan TAP Untuk Negeri dan program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.”
Melalui PONDASI, TAP Untuk Negeri yang dijalankan oleh semua anak Perusahaan PT Triputra Agro Persada Tbk di sekitar wilayah operasionalnya berkomitmen selalu hadir lebih dekat melakukan renovasi fasilitas rumah serta pembangunan dan perbaikan sanitasinya guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi PONDASI juga diharapkan mampu membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat untuk bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Program ini turut melibatkan masyarakat dan pemerintah desa dalam proses pelaksanaannya sebagai bentuk penguatan nilai kebersamaan di desa. Kehadiran PONDASI diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi masyarakat untuk bangkit setelah menghadapi berbagai tantangan sosial dan lingkungan dalam beberapa waktu terakhir.
Upaya menghadirkan hunian layak bagi masyarakat ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam memperluas akses rumah layak huni melalui Program 3 Juta Rumah yang didorong Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, sebelumnya menegaskan bahwa Program pembangunan hunian rakyat tidak hanya berfokus pada pembagunan rumah baru, tetapi juga perbaikan rumah masyarakat agar lebih layak huni. “Program tiga juta rumah, baik yang dibangun maupun direnovasi, Kami tetap berusaha, kita diminta Pak Prabowo untuk tetap optimis dengan situasi yang ada, tetap optimis,” ujar Maruarar Sirait .
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan target tersebut, termasuk keterlibatan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan hunian rakyat.
Bagi TAP Untuk Negeri, pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang menghadirkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari desa-desa yang jauh dari pusat kota, harapan itu terus dibangun, sedikit demi sedikit, melalui langkah sederhana yang memberi arti besar bagi kehidupan banyak orang.
PONDASI – TAP Untuk Negeri
Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) merupakan inisiatif sosial dari PT Triputra Agro Persada Tbk melalui payung komunikasi TAP Untuk Negeri yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan dan perbaikan fasilitas hunian serta sanitasi layak di wilayah operasional perusahaan. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat desa.







