Orasi Ilmiah Prof.Ojat Darojat di Wisuda UT Pontianak 2026: Lulusan Diminta Jadi “Nahkoda” di Era Digital

Majalahmataborneonews.com, Pontianak  – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., mengajak para wisudawan Universitas Terbuka (UT) Pontianak menjadi “nahkoda” tangguh dalam menghadapi gelombang transformasi digital. Ajakan tersebut disampaikan dalam orasi ilmiah bertema “Berlayar di Tengah Gelombang Digital: UT Pontianak Reaching the Unreached” pada prosesi wisuda yang digelar di Qubu Resort, Kubu Raya – Pontianak (7/02/2026)

Dalam orasinya, menegaskan bahwa dunia tengah berada di lautan perubahan akibat Revolusi Industri 4.0, Internet of Things (IoT), pandemi Covid-19, hingga pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, pendidikan kini mengalami metamorfosis besar berkat teknologi yang memungkinkan perkuliahan dilakukan lintas wilayah, bahkan lintas negara.

Bacaan Lainnya
iklan

Ia memaparkan data terbaru dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025 yang mencatat pengguna internet Indonesia mencapai 229,4 juta orang dengan rata-rata penggunaan 7 jam 22 menit per hari. Sementara itu, platform AI seperti ChatGPT disebut telah menembus 440 juta pengguna global pada 2025, setelah sebelumnya mencapai 100 juta pengguna hanya dalam dua bulan peluncurannya.

“Transformasi teknologi bukan lagi pilihan, melainkan arus utama yang menentukan apakah kita sampai di tujuan atau terhempas oleh gelombang,” ujarnya.

Acara wisuda tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka, Direktur UT Pontianak beserta jajaran pimpinan dan staf, para pengurus Sentra Layanan UT (SALUT), mitra kerja, serta keluarga wisudawan dan wisudawati dari berbagai wilayah jangkauan UT Pontianak.

Lebih dari 70 persen mahasiswa UT saat ini merupakan generasi muda di bawah usia 24 tahun. Hal ini menunjukkan perubahan segmen pendidikan jarak jauh yang semakin diminati generasi digital.

Prosesi wisuda berlangsung pada 8 Februari 2026 di Mataram, dengan mengusung semangat pendidikan inklusif dan berbasis teknologi.

Menutup orasinya, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., menekankan bahwa tantangan dan masalah adalah bagian dari proses pembentukan karakter.

“Tidak ada nahkoda yang dibesarkan di lautan yang tenang. Justru nahkoda tangguh lahir dari mereka yang berani membentangkan layar dan menghadapi badai,” tegasnya.

Wisuda UT Pontianak 2026 pun menjadi momentum bagi para lulusan untuk membentangkan layar, mengarungi samudra digital, dan membuktikan bahwa pendidikan jarak jauh mampu menjangkau serta memberdayakan siapa pun, di mana pun berada. (MB)

iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *