Majalahmataborneonews.com, Karangan – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, M.H., secara resmi membuka open turnamen sepak bola “Ankar Bahana Karimawatn 103 Cup 2026” di Lapangan Karya Bakti Karangan, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, pada Sabtu (18/7/2026).
Turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menyedot animo besar dari masyarakat pecinta sepak bola di Kalimantan Barat.
Karolin mengapresiasi inisiatif pemuda setempat yang konsisten menggelar kegiatan olahraga bernilai positif. Ia bahkan mendukung agar turnamen ini ditetapkan sebagai agenda tahunan di Desa Karangan.
“Di lapangan bola ini setiap tahun diselenggarakan kegiatan sepak bola oleh anak-anak dari Ankar dan saya sangat mengapresiasi inisiatif dari anak-anak muda untuk bisa menghadirkan pertama rekreasi bagi masyarakat. Kedua adalah untuk melihat potensi bakat dari minat bagi anak-anak muda di Kabupaten Landak,” ujar Karolin, Sabtu (18/7/2026).
Selain sebagai ajang pencarian bakat, Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Landak ini mengingatkan pentingnya soliditas panitia agar acara berjalan lancar tanpa kendala internal.
“Yang penting panitia beres. Ndak boleh betinju (berkelahi). Kalau aman panitianya kompak, nyaman kita ngurusnya. Tapi kalau sudah mulai berkelahi, ribut soal anggaran dan dana, saya pusing. Biasanya kita lebih baik pindah penyelenggara atau kita selenggarakan di tempat yang lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, Karolin juga memberikan peringatan keras kepada penonton dan suporter agar menjaga kondusifitas selama turnamen berlangsung. Ia tidak segan mendorong penerapan sanksi adat bagi pihak-pihak yang memicu keributan di lapangan.
“Para penonton juga dilarang saling mengompor, jangan sampai ada keributan, perkelahian dan segala macam. Kalau ada ribut, di-adat boh! Sudah ada Pak Ketua DAD, jadi siapkan adatnya siapa yang bikin ribut diadatkan. Supaya ini menjadi sebuah kegiatan bersama untuk kita dari kita,” kata Karolin.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Petrus Bakus, mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh puluhan tim yang tidak hanya berasal dari Kabupaten Landak, tetapi juga kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat.
Para peserta nantinya akan memperebutkan piala bergilir yang saat ini statusnya masih dipegang oleh sang juara bertahan, yakni Tim Padapuran.
“Adapun tim yang daftar pada kesempatan open turnamen ini ada sejumlah 48 tim. Asalnya dari Kabupaten Landak, Bengkayang, Mempawah, Pontianak, dan Kubu Raya. Untuk pemainnya mungkin mencakup seluruh Kalimantan Barat karena ini open turnamen jadi pemainnya banyak yang ‘beli’ (transfer),” jelas Petrus.
Petrus juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kabupaten Landak dan KONI yang telah membantu merealisasikan ajang bergengsi tersebut.
“Terima kasih kepada Ibu Ketua KONI sekaligus bupati kita karena sudah mempromosikan kegiatan ini dan menjadi donatur untuk kegiatan ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, turnamen “Ankar Bahana Karimawatn 103 Cup 2026” ini akan mempertandingkan total 104 laga. Pertandingan tahap awal akan menggunakan sistem setengah kompetisi fase grup, sebelum dilanjutkan dengan sistem gugur pada babak berikutnya.






