Jelang Nyepi Dan Lebaran, 2.000 Paket Sembako Murah Disiapkan Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di Sukamara. Warga bisa menebus paket sembako senilai Rp147 ribu hanya dengan Rp10 ribu menjelang Nyepi dan Lebaran 2026.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di Sukamara. Warga bisa menebus paket sembako senilai Rp147 ribu hanya dengan Rp10 ribu menjelang Nyepi dan Lebaran 2026.

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghadirkan program pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang dua hari besar keagamaan, yakni Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Lebaran 2026.

Dalam kegiatan yang digelar di Kabupaten Sukamara tersebut, Pemprov Kalteng menyiapkan sebanyak 2.000 paket sembako bersubsidi yang dapat ditebus masyarakat dengan harga sangat terjangkau.

Bacaan Lainnya
iklan

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa setiap paket sembako berisi bahan kebutuhan pokok yang cukup untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan dapur.

“Setiap paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram,” ujar Leonard saat dihubungi dari Palangka Raya, Sabtu.

Menurutnya, nilai sebenarnya dari satu paket sembako tersebut mencapai Rp147.500. Namun, pemerintah provinsi memberikan subsidi sebesar Rp137.500, sehingga masyarakat cukup membayar Rp10.000 saja untuk mendapatkan paket tersebut.

Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan beban pengeluaran masyarakat, khususnya menjelang momen hari besar keagamaan yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pokok.

Program Pasar Murah Sudah Digelar Di Beberapa Daerah

Sebelum dilaksanakan di Sukamara, kegiatan pasar murah juga telah lebih dulu digelar di beberapa wilayah lain di Kalimantan Tengah, seperti Kabupaten Lamandau dan Kota Palangka Raya.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Selain pasar murah, rangkaian kegiatan sosial juga dilakukan secara bersamaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ribuan Warga Terima Bantuan Pangan Presiden

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Presiden untuk periode Februari hingga Maret 2026 kepada masyarakat di Kabupaten Sukamara.

Setiap penerima bantuan memperoleh paket pangan yang terdiri dari beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Total penerima bantuan tersebut mencapai 3.397 orang, yang berasal dari keluarga yang membutuhkan di wilayah tersebut.

Program bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

Cek Kesehatan Gratis Hingga Bantuan Tunai

Tidak hanya bantuan pangan, masyarakat juga mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan tersebut. Program ini bertujuan untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Di sisi lain, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Tunai Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) melalui Bank Kalteng bagi masyarakat yang berhak menerima.

Leonard menegaskan bahwa meskipun pemerintah saat ini menerapkan efisiensi anggaran, program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Efisiensi bukan berarti menghentikan program untuk masyarakat. Justru program yang berdampak langsung seperti Kartu Huma Betang Sejahtera tetap kita prioritaskan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program tersebut bertujuan memastikan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya yang berada di daerah pedalaman dan kurang mampu, tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Program pasar murah dan berbagai bantuan sosial ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang perayaan hari besar keagamaan.

iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *