Gebyar Tani 2026 Jadi Ajang Penguatan Pasar Hasil Petani Kubu Raya

Bupati Kubu Raya menghadiri Gebyar Tani 2026 dan mendorong masyarakat membeli hasil petani lokal serta memperkuat peran pendampingan dan inovasi pertanian.
Bupati Kubu Raya menghadiri Gebyar Tani 2026 dan mendorong masyarakat membeli hasil petani lokal serta memperkuat peran pendampingan dan inovasi pertanian.

KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjadikan kegiatan Gebyar Tani dan Bazar Pasar Tani sebagai sarana strategis untuk memperkuat posisi sektor pertanian dalam menopang ekonomi daerah.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya bersama jajaran perangkat daerah, kelompok tani, serta masyarakat yang memadati area bazar untuk membeli hasil pertanian segar.

Bacaan Lainnya
iklan

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kubu Raya menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap produk hasil pertanian lokal sebagai bentuk nyata penghargaan kepada petani.

Menurut Bupati Kubu Raya, peningkatan konsumsi produk lokal memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan petani serta stabilitas ketahanan pangan daerah.

“Petani memegang peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Dukungan masyarakat melalui pembelian hasil panen lokal menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak besar bagi perekonomian,” ujar Bupati Kubu Raya dalam sambutan kegiatan.

Selain mendorong peningkatan konsumsi produk lokal, Bupati Kubu Raya juga memberikan arahan khusus kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Agus Siswandi, agar memperkuat pendampingan kepada petani di tingkat lapangan.

Bupati Kubu Raya menilai kehadiran langsung aparat pertanian sangat penting untuk memastikan berbagai kendala petani dapat diatasi secara cepat dan tepat.

Arahan tersebut mencakup peningkatan intensitas kunjungan lapangan, pemberian motivasi, serta penyediaan solusi teknis untuk pengembangan komoditas unggulan.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Agus Siswandi, menyampaikan komitmen untuk melibatkan generasi muda dalam pengembangan pertanian modern.

Menurut Agus Siswandi, sektor pertanian memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung pemanfaatan teknologi serta inovasi sistem produksi.

Agus Siswandi menjelaskan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya akan mengembangkan sistem pertanian berbasis teknologi, termasuk penyediaan peralatan modern serta penguatan akses pemasaran hasil pertanian.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan minat generasi milenial agar melihat pertanian sebagai sektor usaha yang menjanjikan.

Kegiatan Gebyar Tani dan Bazar Pasar Tani tidak hanya menjadi ajang pertemuan antara petani dan konsumen, tetapi juga menjadi sarana promosi produk pertanian lokal.

Beragam komoditas segar serta produk olahan lokal ditampilkan dalam bazar tersebut, menarik minat masyarakat untuk membeli langsung dari petani.

Bupati Kubu Raya menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperluas pasar hasil pertanian.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian secara berkesinambungan.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menilai sektor pertanian masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dengan dukungan teknologi, pendampingan, serta keterlibatan generasi muda.

Kegiatan Gebyar Tani diharapkan mampu meningkatkan semangat bertani di kalangan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis pertanian.

Partisipasi aktif masyarakat dalam membeli produk lokal juga diyakini menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pangan di daerah.

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *