Menguatkan Akar Demokrasi: Milad ke-11 HIMAPOL FISIP UNTAN Soroti Tanggung Jawab Generasi Muda dalam Perubahan

Spread the love

Majalahmataborneonews.com, Pontianak-
Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (UNTAN) sukses menggelar perayaan Milad ke-11 dengan khidmat dan penuh semangat perubahan. Mengusung tema “Bergerak Bersama, Meneguhkan Peran, Mewujudkan Perubahan”, kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu, 30 November 2026.

Sebanyak 95 peserta hadir dalam acara tersebut, terdiri dari mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Politik, para alumni, serta sejumlah tokoh politik daerah.

Perayaan Milad dibuka dengan rangkaian sambutan yang menegaskan pentingnya peran mahasiswa ilmu politik dalam dinamika sosial dan politik. Koordinator Program Studi Ilmu Politik menyampaikan apresiasi atas konsistensi HIMAPOL dalam menjaga eksistensi dan menjadi ruang pengembangan akademik maupun non-akademik bagi mahasiswa. Ia berharap momentum Milad ke-11 menjadi evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas organisasi.

Ketua Umum HIMAPOL UNTAN dalam sambutannya menekankan komitmen organisasi untuk terus melahirkan gagasan kritis dan aplikatif demi pembangunan daerah.

Dari tingkat nasional, hadir perwakilan HIMAPOL Indonesia, Riko Muharandi, Kepala Divisi Sosial Budaya, mewakili Ketua Umum. Ia menegaskan pentingnya kontribusi mahasiswa ilmu politik dalam setiap isu publik.

“HIMAPOL memiliki sejarah panjang dalam perkembangan politik daerah. Karena itu, mahasiswa Ilmu Politik harus terus mengambil peran, aktif, dan menjadi agen perubahan. Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi subjek yang menggerakkan serta menawarkan solusi konkret,” ujar Riko Muharandi.

Kehadiran tokoh politik senior Kalimantan Barat, Zulfydar, turut memberi warna dalam acara ini. Ia mengakui besarnya potensi mahasiswa politik UNTAN, sembari memberikan tantangan.

“Saya melihat potensi besar di ruangan ini. Namun potensi itu harus diasah secara terstruktur. HIMAPOL seharusnya membentuk program Sekolah Politik yang berkelanjutan dan formal. Program ini penting sebagai akar yang kuat dalam mendalami ilmu perpolitikan serta mencetak kader matang, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga etika, moral, dan integritas,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Puncak acara diisi dengan penyampaian keynote speech oleh Ajie Kurniawan, Tenaga Ahli Menteri Koperasi dan UKM RI. Ia menyoroti peran strategis pemuda dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Ajie menekankan bahwa kompleksitas politik modern menuntut lebih dari sekadar pemahaman ideologi. Ia mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan non-akademik.

“Mahasiswa politik harus memiliki skill entrepreneur. Ini bukan hanya soal mendirikan usaha, tetapi tentang daya juang, kreativitas, dan kemandirian dalam mencari solusi. Kemampuan ini penting agar mahasiswa siap menghadapi tantangan politik yang dinamis dan mampu berdiri di atas kaki sendiri. Untuk menjadi generasi besar, dibutuhkan pengorbanan, bukan hanya modal intelektual tetapi juga kemandirian,” jelasnya.

Ia menutup paparan dengan pesan moral: “Generasi muda harus bertanggung jawab dan mampu bertarung untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 sesuai pondasi demokrasi. Masa depan politik bangsa ada di tangan kalian.”

Ekspresi Seni dan Kebersamaan

Usai sesi keynote yang penuh inspirasi, perayaan Milad ke-11 HIMAPOL FISIP UNTAN dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi bernuansa kebangsaan dan kritik sosial, hingga penampilan solo vokal.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah, makan bersama, dan dokumentasi foto. Momen ini mempertegas semangat kebersamaan serta komitmen HIMAPOL FISIP UNTAN untuk terus bergerak aktif dan konstruktif bagi daerah dan bangsa. (Nop)

News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us