Camat Tebas, Suriawan: Idul Adha 1447 H di Tebas Berlangsung Meriah, Total Hewan Qurban Capai 447 Ekor

Majalahmatanborneonews.com, Sambas-

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat berlangsung meriah dan penuh nuansa kebersamaan. Tradisi masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut tampak begitu hidup di berbagai desa, mulai dari persiapan keluarga hingga pelaksanaan ibadah dan penyembelihan hewan qurban.

Bacaan Lainnya
iklan

Camat Tebas, Suriawan, S.ST., M.T., mengatakan suasana Idul Adha tahun ini terasa sangat semarak. Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari aktivitas warga yang menyiapkan berbagai jenis kue untuk menyambut keluarga, sahabat, hingga jiran tetangga yang datang bersilaturahmi.

“Idul Adha 1447 Hijriah begitu meriah di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalbar. Hal ini terlihat dari persiapan tiap rumah dalam menyiapkan kue-kue untuk para keluarga, sahabat dan jiran tetangga,” ujar Suriawan.

Selain suasana kekeluargaan yang kental, pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Besar Almanar juga berlangsung khidmat. Pada kesempatan tersebut, Camat Tebas bertindak langsung sebagai khatib dengan mengangkat tema tentang keteladanan keluarga Nabi Ibrahim dalam mendidik keluarga di tengah perkembangan era digital dan pengaruh media sosial.

“Dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha yang dilaksanakan di Masjid Besar Almanar, saya bertindak selaku khatib dengan mengambil tema tauladan keluarga Ibrahim dalam mendidik keluarga di era yang sangat dipengaruhi oleh media sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Tebas merilis data final hewan qurban tahun 2026 berdasarkan laporan dari 22 desa di wilayah Kecamatan Tebas. Total hewan qurban tercatat mencapai 447 ekor yang terdiri dari 274 ekor sapi dan 173 ekor kambing.

Jumlah tersebut termasuk seekor sapi qurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten Sambas kepada masyarakat Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas.

“Untuk pelaksanaan qurban tahun ini, jumlah hewan qurban di Kecamatan Tebas total berjumlah 447 ekor terdiri dari 274 sapi dan 173 ekor kambing. Jumlah sapi tersebut sudah termasuk seekor sapi qurban dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan melalui Bupati Sambas di Desa Mekar Sekuntum,” kata Suriawan.

Berdasarkan data final yang diterima pihak kecamatan pada Jumat, 29 Mei 2026 pukul 07.40 WIB, Desa Tebas Sungai menjadi wilayah dengan jumlah hewan qurban terbanyak di Kecamatan Tebas. Desa tersebut mencatat sebanyak 66 ekor sapi dan 35 ekor kambing.

Di posisi berikutnya terdapat Desa Pangkalan Kongsi dengan 19 ekor sapi dan 3 ekor kambing, serta Desa Serindang yang mencatat jumlah seimbang yakni 17 ekor sapi dan 17 ekor kambing.

Desa Segarau Parit juga mencatat jumlah qurban yang cukup tinggi dengan 17 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Sementara Desa Sungai Kelambu melaporkan 16 ekor sapi dan 10 ekor kambing, serta Desa Batu Mak Jage sebanyak 15 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Selain itu, Desa Pusaka turut menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi dengan jumlah 14 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Desa Matang Labong tercatat memiliki 12 ekor sapi dan 9 ekor kambing, sedangkan Desa Tebas Kuala mencatat 12 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Beberapa desa lainnya seperti Serumpun Buluh melaporkan 11 ekor sapi dan 8 ekor kambing, Desa Segedong sebanyak 10 ekor sapi dan 7 ekor kambing, serta Desa Bukit Segoler dengan 9 ekor sapi dan 7 ekor kambing.

Sementara itu, Desa Sejiram mencatat 9 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Desa Mekar Sekuntum dan Desa Bekut masing-masing melaporkan 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Untuk Desa Dungun Prapakan tercatat sebanyak 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Sedangkan beberapa desa lainnya seperti Sempalai mencatat 5 ekor sapi dan 5 ekor kambing, Desa Mensere sebanyak 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing, serta Desa Maktangguk dengan 5 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Desa Makrampai melaporkan 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Sementara Desa Seberkat tercatat memiliki 5 ekor sapi tanpa adanya qurban kambing.

Adapun Desa Seret Ayon menjadi wilayah dengan jumlah hewan qurban paling sedikit, yakni 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Secara umum, tingginya jumlah hewan qurban di Kecamatan Tebas menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melaksanakan ibadah qurban sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga. (Nop)

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *