Majalahmataborneonews.com, Pontianak – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, M.H. menghadiri High Level Meeting (HLM) yang digelar di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak. Pertemuan ini membahas strategi pengendalian inflasi daerah menjelang perayaan Hari Raya Natal tahun 2025.
Agenda HLM tersebut mengusung strategi 4K, yaitu Kelancaran Distribusi, Ketersediaan Pasokan, Kestabilan Harga, dan Komunikasi Efektif, dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok seperti beras, daging ayam, dan telur menjelang akhir tahun.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan dihadiri oleh Forkopimda Kalbar, para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Barat, Instansi Vertikal Kalbar, Kepala Perum Bulog Drive Kalbar, Kepala PT Pertamina (Persero) Kalbar, serta sejumlah pejabat daerah.
Dari Kabupaten Landak turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Plt. Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabag Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabag Hukum, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karolin menyampaikan bahwa menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan menjelang Natal merupakan prioritas penting bagi Pemerintah Kabupaten Landak.
“Menjelang Hari Raya Natal, kebutuhan masyarakat meningkat, sehingga koordinasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan distribusi dan pasokan bahan pokok tetap lancar, serta harga terkendali,” ujar Bupati Karolin.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan semakin solid dalam menerapkan langkah-langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi daerah, memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga terkait, serta memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.(MB)








