Berikan Sambutan Pada Konferensi Provinsi II Gerdayak, Wagub Krisantus Tekankan Integritas Dan Kaderisasi Pemuda Dayak

Majalahmataborneonews.com, Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalimantan Barat, menghadiri Konferensi Provinsi II Gerdayak Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di HARRIS Hotel Pontianak, Sabtu (4/7/2026).

Konferensi Provinsi II Gerdayak merupakan rangkaian lanjutan setelah pembukaan resmi yang dilakukan oleh Ria Norsan pada Jumat (3/7/2026). Forum ini menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus momentum menentukan arah kebijakan Gerdayak dalam mendukung pembangunan Kalimantan Barat.

Bacaan Lainnya
iklan

Gerdayak merupakan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang menghimpun generasi muda Dayak di Pulau Kalimantan untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya Dayak.

Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan bahwa Gerdayak harus menjadi kekuatan utama yang mendukung Dewan Adat Dayak sebagai organisasi induk. Menurutnya, organisasi ini harus dihuni oleh generasi muda yang berkualitas, berintegritas, serta siap mengemban berbagai tanggung jawab.

“Gerdayak harus siap menjadi apa pun, baik sebagai aparatur negara maupun menjalankan tugas di berbagai bidang lainnya. Organisasi ini harus menjadi contoh dan melahirkan kader-kader terbaik,” tegas Krisantus.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh organisasi. Menurutnya, potensi besar Kalimantan Barat, baik dari sisi sumber daya alam maupun kekayaan budaya, hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila dikelola oleh generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian.

“Harus ada pengganti-pengganti saya ke depan. Saya tidak akan hidup seribu tahun. Karena itu, Gerdayak harus terus menunjukkan integritas, kedisiplinan, dan kualitas dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan,” ujarnya.

Krisantus menjelaskan bahwa Konferensi Provinsi II menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan yang lebih selaras dengan pembangunan daerah. Ia berharap Gerdayak mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah serta organisasi adat dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pelestarian lingkungan.

Selain itu, ia mengajak seluruh kader Gerdayak untuk terus menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat. Menurutnya, Gerdayak harus menjadi perekat masyarakat Dayak sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan antar suku, agama, dan golongan.

Tak kalah penting, Krisantus mengingatkan generasi muda Dayak agar tidak melupakan akar budayanya. Bahasa daerah, tarian tradisional, ritual adat, serta berbagai bentuk kearifan lokal harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya agar tidak tergerus perkembangan zaman. Untuk itu, Gerdayak diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian budaya Dayak.

Sebagai Ketua Umum Gerdayak Kalimantan Barat, Krisantus juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan organisasi agar semakin profesional dan mampu menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya akan membimbing dan memimpin Gerdayak sebaik mungkin agar menjadi organisasi yang kuat, bermartabat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalimantan Barat,” tutupnya.

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *