SAMPIT – Sebuah kapal tangki minyak dilaporkan terbakar saat sedang tambat di pinggir Sungai Mentaya, tepatnya di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Sabtu sore.
Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung mengundang perhatian warga sekitar. Kobaran api terlihat cukup besar hingga menjelang malam hari.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam, menyampaikan bahwa hingga Sabtu malam api masih belum sepenuhnya padam.
“Api masih aktif. Ini top up BBM dan mesin,” ujarnya.
Petugas Fokus Cegah Api Meluas
Puluhan personel pemadam kebakaran bersama relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Fokus utama petugas saat ini adalah mencegah api menjalar ke kapal lain maupun fasilitas docking yang berada di sekitar lokasi.
Informasi sementara menyebutkan kapal tersebut sedang sandar di area docking milik sebuah perusahaan untuk menjalani proses perbaikan.
Selain pemadam kebakaran, tim dari Basarnas juga dikabarkan akan menuju lokasi untuk membantu penanganan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Lurah Tanah Mas, Ridowan, membenarkan kejadian tersebut. Namun, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan data terkait kronologi dan penyebab kebakaran.
“Sampai saat ini kami masih belum mengetahui kronologi terjadinya kebakaran tersebut, apakah karena kelalaian pekerja atau faktor lain,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kapal yang terbakar merupakan milik perusahaan dan sedang dalam proses perbaikan, bukan aktivitas distribusi bahan bakar.
Area Docking Berisiko Tinggi
Ridowan menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan pusat perawatan kapal, di mana berbagai jenis armada seperti tongkang dan tugboat sering bersandar untuk perbaikan.
Aktivitas teknis seperti pengelasan menjadi hal yang umum dilakukan di area tersebut, yang memang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kebakaran.
“Biasanya kapal diperbaiki, termasuk pengelasan pada bagian yang rusak atau bocor,” tambahnya.
Bantah Ada Aktivitas Bongkar Muat BBM
Menanggapi isu yang beredar, Ridowan memastikan bahwa lokasi tersebut tidak digunakan untuk aktivitas bongkar muat BBM.
“Perlu saya luruskan bahwa di sana tidak ada aktivitas bongkar muat BBM. Tempat itu hanya digunakan untuk perbaikan kapal,” tegasnya.
Belum Ada Data Korban
Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis informasi resmi terkait jumlah kerugian maupun kemungkinan adanya korban jiwa.
Tim di lapangan masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.
FAQ
1. Di mana lokasi kebakaran kapal tangki terjadi?
Di Sungai Mentaya, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Sampit, Kotawaringin Timur.
2. Kapan kejadian kebakaran terjadi?
Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WIB.
3. Apa penyebab kebakaran kapal?
Masih dalam penyelidikan, diduga terkait aktivitas teknis saat perbaikan.
4. Apakah ada korban jiwa?
Belum ada informasi resmi dari pihak berwenang.
5. Apakah lokasi digunakan untuk bongkar muat BBM?
Tidak, lokasi tersebut murni area perbaikan kapal.








