Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Pemerintah Kabupaten Sambas meninjau lokasi rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Tanjung Datok di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Sabtu (9/8/2025).
Peninjauan dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, H. Satono, S. Sos. I. MH, didampingi Sekretaris Daerah Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M. Si, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta Camat Paloh.
Lokasi PLBN berada di perbatasan negara antara Tanjung Datok, Temajuk (Indonesia) dan Melanau, Serawak (Malaysia).
Desa Temajuk berbatasan langsung secara darat dengan wilayah Melanau, Malaysia. Sejak lama, masyarakat perbatasan di daerah ini kerap berinteraksi dan menjalin hubungan sosial budaya lintas negara.
Bupati Satono menyampaikan, pihaknya antusias dengan rencana pembangunan PLBN Temajuk yang akan menjadi akses darat resmi menuju Malaysia.
“Ini baru sebatas kunjungan untuk melihat langsung lokasi rencana dibangunnya PLBN. Kita tahu, Desa Temajuk memiliki jalur darat yang sudah tembus ke Malaysia,” ujarnya.
Menurut Bupati, keberadaan PLBN akan mempermudah dan memperlancar kegiatan perlintasan masyarakat kedua negara.
“Dibangunnya perlintasan resmi di PLBN Temajuk akan meminimalisir pelanggaran lintas batas ilegal melalui jalur tikus, sekaligus mempermudah aktivitas lintas batas masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pintu resmi di PLBN juga akan berdampak positif terhadap perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sambas.
“Pembangunan PLBN di Temajuk akan memperluas akses dan memudahkan mobilitas masyarakat, sehingga potensi wisata dan ekonomi kreatif di Temajuk, Paloh, maupun Sambas secara umum dapat berkembang,” tegasnya. (*)







