
Majalahmataborneonews.com, Landak (Ngabang) – Pemerintah Kabupaten Landak secara resmi menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Stadion Patih Gumantar, Kecamatan Ngabang, pada Sabtu (16/8/2025). Ribuan warga sejak pagi hari tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, bersama jajaran Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua Panitia CFD, Gusti Agus Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan, termasuk peran aktif pelaku UMKM dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Peraturan Bupati Landak Nomor 23 Tahun 2025 tentang penetapan kawasan Jalan Patih Gumantar sebagai area bebas kendaraan bermotor.
“Kegiatan CFD ini dilengkapi dengan berbagai aktivitas, mulai dari jalan santai, hiburan rakyat, pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga stand kuliner UMKM. Setiap Sabtu, CFD akan dimulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB,” jelas Gusti.
Bupati Karolin dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda Car Free Day telah dirancang sejak tahun 2019, namun tertunda akibat pandemi Covid-19. Setelah kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Landak, Karolin kembali melanjutkan gagasan tersebut dengan dukungan peraturan resmi.
“Melalui CFD, kita ingin menekan polusi udara dan menjaga lingkungan, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak, berolahraga, dan menjalani pola hidup sehat,” ujar Karolin.
Ia menambahkan, kebiasaan masyarakat yang sering bergantung pada kendaraan bermotor bahkan untuk jarak dekat diharapkan bisa berubah dengan adanya kegiatan rutin ini. “Setiap Sabtu pagi, jalan utama di sekitar Stadion Patih Gumantar akan ditutup sementara, agar warga bisa berjalan santai, berolahraga, dan menikmati udara segar tanpa gangguan kendaraan,” tambahnya.
Lebih jauh, Karolin berharap CFD tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta interaksi sosial antarwarga.
“Kami juga ingin para pelaku UMKM mendapat ruang untuk mempromosikan produk mereka, sehingga manfaat CFD bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat Landak,” tutup Karolin (MB)








