
Majalahmataborneonews.com,Landak – Di tengah dinamika dan tantangan regulasi dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Landak menunjukkan ketangguhan fiskalnya. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna ke-6 masa persidangan III Tahun 2025 yang digelar DPRD Kabupaten Landak pada Senin (7/7/2025), dengan agenda laporan realisasi semester pertama APBD 2025 serta prognosis enam bulan ke depan.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Landak, Herculanus Heriadi, serta didampingi para wakil ketua DPRD ini turut dihadiri Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, Pj. Sekda Landak, anggota DPRD, dan seluruh kepala OPD.
Dalam pemaparannya, Bupati Karolin menjelaskan bahwa dari total anggaran pendapatan daerah sebesar Rp1,36 triliun, telah terealisasi Rp605,74 miliar hingga 30 Juni 2025. Artinya, serapan anggaran telah mencapai 44,40 persen pada semester pertama.
“Kita mengalami dua kali pergeseran anggaran, mengikuti instruksi Presiden dan penyesuaian regulasi pengadaan barang dan jasa, termasuk melalui e-katalog,” ungkap Karolin. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah masih aman.
“Secara umum, kami cukup puas. APBD kita tetap berjalan sehat, dan yang terpenting tidak terjadi defisit kas,” tegasnya.
Pernyataan Bupati ini menjadi sinyal positif atas keberlangsungan program pembangunan daerah, di tengah tantangan administratif dan teknis yang dihadapi pemerintah daerah.
Dengan kinerja fiskal yang stabil dan perencanaan keuangan yang adaptif, DPRD dan Pemkab Landak optimistis target-target pembangunan semester kedua tahun ini akan tetap tercapai. (MB)







