Majalahmataborneonews.com, Polsek Mandor – Polres Landak – Polda Kalbar – Upaya keras tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Kebakaran yang sempat berhasil dipadamkan sehari sebelumnya kembali muncul dan meluas akibat tiupan angin, sehingga petugas harus kembali berjibaku melakukan pemadaman hingga proses pendinginan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 12.20 WIB, di lahan milik warga yang berada di Dusun Mandor, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 2,5 hektare.
Kebakaran tersebut bukan merupakan kejadian yang sepenuhnya baru. Sehari sebelumnya, Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 15.20 WIB, api pertama kali diketahui setelah warga melihat kepulan asap dari kawasan lahan. Petugas pemadam kebakaran Destana Desa Mandor bersama personel Polsek Mandor,anggota Koramil Mandor dan masyarakat kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia, tim gabungan berjibaku melokalisir kobaran api. Setelah dilakukan pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.40 WIB.
Namun, kondisi lahan yang masih menyimpan titik panas diperparah dengan tiupan angin pada Jumat siang. Sekitar pukul 12.20 WIB, api kembali menyala dan memicu kepulan asap dari area yang sebelumnya terbakar.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan kembali diterjunkan ke lokasi. Personel Polsek Mandor, Koramil Mandor, Tim Damkar Destana Desa Mandor, Tim Damkar PT. MAK Estate Kayuara serta masyarakat setempat bahu-membahu memadamkan api sekaligus melakukan penyisiran dan pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali membesar.
Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan sejumlah peralatan, yakni satu unit mesin Robin milik Tim Damkar Polsek Mandor, alat semprot manual dari Tim Damkar Koramil Mandor, satu unit mesin pemadam milik Tim Damkar Destana Desa Mandor, serta satu unit mobil pemadam kebakaran dari Tim Damkar PT. MAK Estate Kayuara.Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 17.10 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., bersama personel Polsek Mandor turun langsung dalam penanganan kebakaran. Turut hadir personel Koramil Mandor, Tim Damkar Destana Desa Mandor, Tim Damkar PT. MAK Estate Kayuara serta masyarakat Desa Mandor.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, sinergi dan keterlibatan seluruh pihak, mengingat kondisi cuaca dan angin dapat menyebabkan api kembali muncul meskipun sebelumnya telah berhasil dipadamkan.
“Kami bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan pemadaman begitu mengetahui api kembali muncul. Kondisi angin cukup berpengaruh terhadap penyebaran api, sehingga setelah kobaran berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali,” ujar Kapolsek.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada kondisi cuaca panas dan berangin.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Sekecil apa pun sumber api dapat menjadi ancaman apabila tidak dikendalikan, terlebih saat kondisi angin kencang. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kepulan asap, sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Kapolsek juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pemadaman, mulai dari personel TNI-Polri, tim pemadam, pihak perusahaan hingga masyarakat yang secara bersama-sama membantu mengendalikan kebakaran.






