“Awas! Penjahat Berkedok Tanya Alamat Incar Warga yang Lengah” Pesan Dari Polisi

Majalahmataborneonews.com, Polsek Meranti – Tak sekadar berpatroli, anggota kepolisian Sektor Meranti justru memilih turun langsung menyapa warga di siang hari. Bukan dengan pengawalan ketat atau suasana tegang, melainkan dengan senyum dan sapaan hangat layaknya keluarga sendiri.

Senin (15/6/2026), personel Polsek Meranti tampak berjalan kaki menyusuri perkampungan, menyambangi rumah-rumah warga, dan duduk bercengkerama sambil menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang mudah dipahami masyarakat.

Bacaan Lainnya
iklan

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga memberikan himbauan penting kepada warga terkait maraknya modus kejahatan yang kerap terjadi di wilayah pedesaan. Salah satunya adalah modus pelaku kejahatan yang berpura-pura menanyakan alamat sebagai awal mula niat jahatnya.

“Bapak, Ibu, hati-hati kalau ada orang asing datang tiba-tiba bertanya alamat dengan cara yang aneh-aneh. Bisa jadi itu cuma kedok. Kalau sudah merasa tidak nyaman, segera hubungi tetangga atau langsung lapor ke kami,” ujar salah satu anggota patroli kepada warga yang didatanginya.

Tak hanya itu, polisi juga mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap aksi hipnotis yang belakangan ini semakin meresahkan. Pelaku kejahatan disebut bisa memanfaatkan kelengahan korban hanya dengan percakapan singkat.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti IPDA Uwes, S.H., mengatakan secara terpisah bahwa kegiatan patroli sambang ini merupakan program rutin yang dirancang untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Patroli siang hari bukan hanya soal menjaga keamanan, tapi juga bagaimana kami bisa hadir di tengah-tengah warga. Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi itu dekat, polisi itu sahabat, bukan sesuatu yang harus ditakuti,” tegas IPDA Uwes.

Lanjut Kapolsek menambahkan, komunikasi dua arah antara polisi dan warga menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Meranti.

“Dengan patroli dialogis seperti ini, kami bisa mendapat informasi langsung dari masyarakat tentang hal-hal mencurigakan di lingkungan mereka. Sebaliknya, kami juga bisa memberikan edukasi dan pencegahan dini. Ini saling menguntungkan,” tambahnya.

IPDA Uwes juga menekankan bahwa modus kejahatan terus berkembang, sehingga masyarakat diminta untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang asing yang baru dikenal.

“Kejahatan itu terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Maka dari itu, jangan pernah memberikan kesempatan itu. Waspada adalah kunci,” pungkas Kapolsek.

Salah satu warga yang disambangi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan patroli polisi ke kediamannya. Ia mengaku merasa lebih aman dan terlindungi dengan kehadiran aparat keamanan yang aktif menyambangi masyarakat.

“Senang sekali pak polisi mau datang langsung ke rumah kami, duduk bareng, ngobrol santai tapi isinya sangat bermanfaat. Kami jadi tahu cara-cara menghindari kejahatan. Semoga polisi terus seperti ini, dekat dengan rakyat,” ungkapnya dengan penuh apresiasi.

Warga tersebut juga mengaku akan menyampaikan himbauan yang diterima kepada tetangga-tetangganya agar seluruh lingkungan turut waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang mungkin terjadi.

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *