Majalahmataborneonews.com, Pontianak-
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menerima kunjungan delegasi Pemerintah Jerman yang dipimpin oleh Wakil Menteri Urusan Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman (BMZ), Dr. Bärbel Kofler, di Pendopo Gubernur Kalbar. Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis di bidang investasi hijau, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan peningkatan daya saing ekonomi daerah.
Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga menyebut kunjungan ini sebagai kehormatan besar bagi Kalimantan Barat untuk dapat menerima langsung mitra strategis dari Jerman di Bumi Khatulistiwa.
“Kami menyadari bahwa kolaborasi internasional memegang peranan penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kami berharap kerja sama antara Indonesia dan Jerman semakin erat dan membawa manfaat nyata bagi kemajuan Kalimantan Barat,” ujar Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam bidang sumber daya alam, energi terbarukan, dan posisi strategis sebagai wilayah lintas batas negara yang membuka peluang luas di sektor ekonomi dan perdagangan.
Sementara itu, Dr. Bärbel Kofler menyampaikan komitmen Pemerintah Jerman untuk terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia, termasuk Kalimantan Barat, khususnya dalam isu lingkungan, perubahan iklim, dan ekonomi hijau.
“Kami ingin mendukung upaya pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang hidup berdampingan dengan lingkungan. Isu perubahan iklim sangat penting bagi Indonesia, mengingat banyaknya pulau dan penduduk yang tinggal di wilayah pesisir,” ungkapnya.
Delegasi Jerman juga menyambut baik kemajuan kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dan Indonesia yang dinilai saling menguntungkan. Pemerintah Jerman menyatakan kesiapan untuk memperkuat kolaborasi di sektor perdagangan, energi, dan pengelolaan lingkungan hidup.
Dalam agenda kunjungan, delegasi dijadwalkan melakukan pertemuan teknis dan kunjungan lapangan di Kalimantan Barat untuk meninjau implementasi berbagai program kerja sama, termasuk proyek Green Climate Fund dan konservasi hutan berbasis masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan mempererat hubungan bilateral Indonesia–Jerman serta memperkuat fondasi ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Turut hadir dalam acara penyambutan, antara lain pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kalbar, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta perwakilan Biro Pemerintahan dan Biro Hukum Setda Provinsi Kalbar, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan di Kalbar. (*)







