Oleh : Firdaus.S.IP., M.Sos.
Majalahmataborneonews.com, Pontianak-
Semangat Sumpah Pemuda menjadi api yang tak pernah padam dalam diri generasi muda untuk terus berkarya bagi bangsa. Nilai persatuan yang terkandung di dalamnya menjadi landasan kuat dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Pemuda Indonesia diharapkan mampu menjaga identitas bangsa sambil beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan globalisasi.
Melalui momentum ini, pemuda diingatkan akan tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan bangsa dan memperjuangkan kemajuan bersama.
Peringatan Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar seremonial, melainkan refleksi nyata akan perjuangan dan tekad untuk memajukan Indonesia.
Setiap langkah dan gagasan pemuda merupakan wujud cinta tanah air yang terus menumbuhkan harapan bagi masa depan bangsa.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 ialah hari yang sakral. Sakral membangun jiwa-jiwa patriotisme pemuda yang membara dalam mengingatkan pemuda secara historis bersama-sama membela Tanah Air Indonesia yang satu, satu tujuan sesuai niat dan perilaku seorang pemuda gerak tangkas dalam langkah kakinya dan ide gagasannya yang maju.
Saya mengidolakan beberapa pendapat para ahli tentang makna sumpah pemuda secara relevansinya.
Salah satunya adalah Muhammad Yamin (Dkk)
1. Mohammad Yamin (Tokoh Perumus Sumpah Pemuda)
“Sumpah Pemuda adalah ikrar yang menyatukan cita-cita seluruh pemuda Indonesia untuk merdeka dan berbangsa satu, bahasa satu, dan tanah air satu — Indonesia.”
Makna: Yamin menekankan bahwa Sumpah Pemuda menjadi dasar lahirnya semangat persatuan nasional yang menembus batas suku, agama, dan daerah.
2. Sartono Kartodirdjo (Sejarawan Indonesia)
“Sumpah Pemuda merupakan momentum historis yang menandai lahirnya kesadaran nasional Indonesia secara modern.”
Makna: Sumpah Pemuda dipandang sebagai tonggak penting dalam perjalanan bangsa menuju kemerdekaan, karena mempersatukan berbagai organisasi pemuda di bawah satu identitas nasional.
3. Soedjatmoko (Cendekiawan dan Diplomat Indonesia)
“Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa politik, tetapi juga pernyataan budaya tentang kesadaran menjadi bangsa.”
Makna: Menurutnya, Sumpah Pemuda mengandung dimensi kultural yanmenegaskan identitas Indonesia, bukan sekadar kesepakatan politik.
4. Nugroho Notosusanto (Sejarawan dan Budayawan)
“Sumpah Pemuda merupakan bentuk konkret dari kesadaran nasional yang terorganisasi dan terarah menuju kemerdekaan.”
Makna: Ia menilai bahwa peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda Indonesia telah memiliki visi kebangsaan yang jelas dan bersatu melawan penjajahan.
Ide dan gagasan pemuda Indonesia yang lahir dan berkembang lewat semangat Sumpah Pemuda:
1. Persatuan Bangsa di Atas Keberagaman
Pemuda Indonesia bertekad untuk menumbuhkan rasa persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan budaya. Gagasan ini menjadi fondasi utama terbentuknya bangsa Indonesia yang utuh dan berdaulat. Semangat “Berbangsa satu, bertanah air satu, berbahasa satu — Indonesia” terus dihidupkan dalam perilaku sehari-hari.
2. Kebangkitan Intelektual dan Pendidikan
Sumpah Pemuda mendorong munculnya generasi muda yang berpikir kritis, berpendidikan, dan berwawasan luas. Pemuda diharapkan menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta membangun bangsa melalui pendidikan yang merata dan bermutu.
3. Kemandirian dan Kewirausahaan
Dengan semangat juang yang diwariskan oleh para pemuda 1928, generasi muda masa kini digerakkan untuk mandiri secara ekonomi. Ide kemandirian ini dapat diwujudkan melalui inovasi, kewirausahaan sosial, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
4. Nasionalisme di Era Globalisasi
Pemuda Indonesia diharapkan mampu bersaing di dunia internasional tanpa kehilangan jati diri bangsa. Semangat Sumpah Pemuda menanamkan nilai-nilai nasionalisme modern: cinta tanah air, menjaga budaya, serta berkontribusi dalam pembangunan global yang berkeadilan.
5. Gerakan Sosial dan Kepemimpinan Moral
Pemuda menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa nilai kejujuran, keadilan, dan solidaritas sosial. Gagasan ini menuntut pemuda untuk aktif dalam kegiatan sosial, politik, dan lingkungan dengan menjunjung tinggi etika serta kepemimpinan yang berintegritas.
6. Inovasi dan Transformasi Digital
Di era digital, semangat Sumpah Pemuda diterjemahkan dalam bentuk kreativitas dan inovasi teknologi. Pemuda didorong untuk menciptakan solusi digital bagi masalah bangsa, seperti pendidikan daring, ekonomi digital, dan pelestarian budaya melalui media. (*)
(Penulis adalah Dosen Ilmu Politik Universitas Tanjungpura / Sekjen Moderasi Lintas Etnis)







