Majalahmataborneonews.com, Landak, Air Besar – Koramil 1210-07/Air Besar Kodim 1210/Landak bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Dusun Engkalong, Desa Nyayum, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Rabu (9/9/2026).
Kebakaran terpantau melalui satu titik hotspot dengan klasifikasi tinggi di wilayah Desa Nyayum.
Berdasarkan informasi di lapangan, api diduga menjalar dari aktivitas pembakaran ladang warga hingga merambat ke lahan hutan milik masyarakat.
Lahan yang terdampak kebakaran di antaranya milik Martinus Dewan, Ucil, Doyok, Darlis, dan Suwadi, dengan luas masing-masing sekitar 2 hektare. Secara keseluruhan, area yang terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 10 hektare.
Menyikapi kejadian tersebut, personel Koramil 1210-07/Air Besar bersama unsur terkait dan masyarakat langsung melakukan pemantauan serta persiapan ground check guna memastikan kondisi di lokasi dan mencegah api meluas.
Dalam kegiatan tersebut turut terlibat Babinsa Koramil 1210-07/Air Besar Sertu Lipsin dan Kopda Dedi, bersama personel BKO TNI Yonif TP/AT serta 10 orang relawan.
Selain penanganan kebakaran, jajaran Koramil juga terus melaksanakan patroli di wilayah yang dianggap rawan Karhutla serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Dandim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menegaskan bahwa jajaran Kodim 1210/Landak akan terus bergerak cepat setiap menerima informasi terkait Karhutla.
“Kami tidak ingin memberikan kesempatan kepada api untuk berkembang dan meluas. Setiap informasi Karhutla akan segera kami tindak lanjuti melalui pengecekan di lapangan, pemantauan, serta langkah penanganan bersama seluruh unsur dan masyarakat,” tegas Dandim.
Dandim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam melakukan aktivitas di lahan selama kondisi cuaca yang rawan terjadi kebakaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.






