Majalahmataborneonews.com, Sungai penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Perangkat Daerah terkait pelaksanaan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah, Kamis (4/6).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian pendapatan daerah sekaligus merumuskan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rakor tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Alpian, para Staf Ahli, Asisten, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Wali Kota Alfin menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap capaian PAD yang telah diperoleh hingga saat ini. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pemungutan pajak dan retribusi daerah, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan realisasi pendapatan daerah.
“Setiap perangkat daerah harus mampu memetakan potensi yang ada serta mencari solusi terhadap hambatan yang selama ini dihadapi dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah,” tegasnya.
Selain itu, Alfin juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus berinovasi dalam pengelolaan pendapatan daerah. Menurutnya, peningkatan pengawasan, perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pemungutan pajak dan retribusi daerah.







