Wabup Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Isu Hoaks yang Beredar di Medsos Menyasar Bupati Satono

Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T.

Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, menyampaikan tanggapan terkait maraknya dugaan penyebaran informasi tidak benar di media sosial yang menyasar Bupati Sambas, Satono, pada Senin (13/4/2026).

Sejumlah narasi yang beredar di Facebook dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Isu yang berkembang mencakup tudingan penjualan lahan untuk menutup utang Pilkada hingga puluhan miliar rupiah, hingga kabar mengenai rencana perluasan Hak Guna Usaha (HGU) dengan alasan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bacaan Lainnya
iklan

Selain itu, informasi tersebut juga dikaitkan dengan berbagai spekulasi lain, seperti dugaan keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, hingga klaim adanya teguran dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menanggapi hal tersebut, H. Heroaldi mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi serta tidak langsung mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima informasi dan tidak langsung mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Sambas yang telah menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang beredar.

“Langkah klarifikasi ini penting dalam menjaga keseimbangan informasi di masyarakat, mengingat isu yang berkembang tidak hanya menyasar Bupati, tetapi juga berdampak pada pemerintah daerah,” katanya.

Menurutnya, upaya tersebut penting dalam menjaga keseimbangan informasi di masyarakat, mengingat isu yang berkembang tidak hanya menyasar Bupati Satono, tetapi juga berdampak pada dirinya sebagai bagian dari pemerintahan daerah.

H. Heroaldi turut mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bekerja dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Sambas” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai selama lebih dari satu tahun masa pemerintahan berjalan, berbagai langkah strategis telah dilakukan, termasuk memperkuat komunikasi hingga ke tingkat kementerian guna mendorong masuknya program pembangunan ke daerah.

“Selama lebih dari satu tahun pemerintahan berjalan, berbagai langkah strategis telah dilakukan, termasuk memperkuat komunikasi hingga ke tingkat kementerian untuk mendorong masuknya program pembangunan ke daerah,” tambahnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Satono yang dinilai memiliki jaringan luas di tingkat pusat, sehingga membuka peluang masuknya berbagai program pembangunan ke Kabupaten Sambas.

“Kepemimpinan Bupati dinilai memiliki jaringan luas di tingkat pusat, sehingga membuka peluang masuknya berbagai program pembangunan ke Kabupaten Sambas,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap membuka ruang bagi kritik dari masyarakat, selama disampaikan secara konstruktif, berbasis data, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kritik dari masyarakat tetap terbuka selama disampaikan secara konstruktif, berbasis data, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Nop)

iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *