BANJARMASIN – Sebanyak 16 sekolah sepak bola (SSB) mengikuti Festival Sepak Bola Nasional Piala Presiden RI 2026 kategori usia 10 tahun dan 12 tahun (U-10 dan U-12) di Lapangan Sepak Bola Kayu Tangi, Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan. Pembukaan turnamen dilakukan Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, Kamis.
Festival yang digelar Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin itu diikuti delapan SSB kategori U-10 dan delapan SSB kategori U-12 yang berasal dari Kota Banjarmasin.
Muhammad Yamin mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya mencari bibit pesepak bola sejak usia dini untuk dipersiapkan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Tujuannya adalah untuk mencari bibit-bibit sejak dini,” ujar Yamin saat membuka kegiatan di Lapangan Kayu Tangi.
Ia menegaskan seluruh peserta wajib sesuai dengan kategori usia yang telah ditentukan. Menurutnya, aturan usia diterapkan ketat agar proses seleksi berjalan adil dan sesuai ketentuan kompetisi.
“Ketentuannya juga U10 itu khusus umur 10 tahun saja, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Begitu juga U12,” katanya.
Peserta terbaik nantinya akan diseleksi untuk mewakili Kota Banjarmasin pada tingkat provinsi hingga nasional.
Yamin juga berharap dukungan masyarakat dan seluruh pihak terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Banjarmasin agar mampu melahirkan atlet berprestasi dan membawa nama baik daerah.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Hari Kartono menyebut Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin dipercaya Asprov PSSI Kalimantan Selatan untuk menjadi penyelenggara festival tingkat kota.
Menurut dia, turnamen tersebut tidak hanya mempertandingkan gelar juara, tetapi juga memberikan penghargaan individu seperti pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak.
“Nantinya akan diambil juara 1, 2 dan 3, ada juga best player dan top score. Juara dari kegiatan ini akan mewakili Kota Banjarmasin ke tingkat provinsi,” ujar Kartono.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap pembinaan sepak bola usia dini. Salah satunya melalui rencana pemberian bonus bagi tim juara.
“Bapak Wali Kota juga menyampaikan akan memberikan bonus sebesar Rp15 juta untuk adik-adik yang nantinya menjadi juara,” katanya.
Kartono menambahkan seluruh peserta yang mengikuti festival merupakan SSB yang telah terdaftar di Asosiasi PSSI Kota Banjarmasin sesuai arahan Asprov PSSI Kalimantan Selatan.







