Lukmanul Hakim: Wujudkan Ketahanan Nasional, Ketua Melayu Foundation Hadiri Halal Bihalal IKAMA Kalbar

Founder Melayu Foundation menghadiri Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kalbar. di Pontianak.

Majalahmataborneonews.com, ​Pontianak-

Suasana penuh keakraban menyelimuti perhelatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Provinsi Kalimantan Barat hari ini. Acara yang digelar di Pontianak ini menjadi sorotan publik karena berhasil menyatukan berbagai elemen kepemimpinan daerah, mulai dari pimpinan organisasi etnis hingga jajaran tinggi Forkopimda.

Bacaan Lainnya
iklan

​Hadir dalam acara tersebut, Ketua Melayu Foundation, Lukmanul Hakim, M.Pd. Kehadiran beliau dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat tali silaturahmi antar-etnis di Bumi Khatulistiwa. Kedatangan rombongan Melayu Foundation disambut dengan penuh penghormatan oleh Ketua IKAMA Kalbar, Sunandar, yang menegaskan bahwa hubungan kedua lembaga ini telah lama terjalin melalui berbagai kolaborasi nyata.

​Dukungan Penuh Forkopimda

​Momentum persatuan ini semakin kuat dengan kehadiran jajaran pejabat teras Kalimantan Barat. Tampak hadir di lokasi acara:

​Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, yang dalam sambutannya mengapresiasi kerukunan yang terjaga.

​Pangdam XII/Tanjungpura dan Kapolda Kalbar, sebagai simbol penjamin stabilitas dan keamanan wilayah.

 

​Kehadiran para pucuk pimpinan TNI dan Polri ini mengirimkan pesan tegas bahwa Kalimantan Barat berada dalam kondisi yang sangat kondusif dan harmonis.

​Sinergi Tokoh untuk NKRI

​Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKAMA, Sunandar, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya atas kehadiran tokoh-tokoh Melayu. Menurutnya, sikap saling menghargai yang ditunjukkan oleh Lukmanul Hakim, M.Pd., merupakan teladan bagi masyarakat akar rumput agar terus menjaga persaudaraan.

​”Kehadiran para tokoh dan ketua-ketua lembaga ini adalah kunci utama ketahanan nasional. Kita sering berkolaborasi dan akan terus bersinergi demi kemajuan daerah,” ujar salah satu perwakilan panitia di sela-sela acara.

​Kolaborasi berkelanjutan antara Melayu Foundation dan IKAMA diharapkan dapat menjadi benteng dalam menangkal segala potensi perpecahan, sekaligus mempercepat pembangunan sosial-ekonomi di Kalimantan Barat. Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang memperlihatkan keakraban luar biasa antara Gubernur, aparat keamanan, dan para tokoh lintas etnis.

​Pantun Penutup:

​Kain tenun corak insang, dipakai elok di hari raya,

Hati senang bukan kepalang, melihat tokoh duduk bersama.

Melayu Madura bergandeng tangan, IKAMA dan Foundation satu hati,

Mari kita jaga persatuan, demi kokohnya NKRI. (*)

iklan iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *