Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap bulan Mei menjadi ruang refleksi bagi insan pers, sekaligus momen untuk mengenang sosok-sosok yang berperan besar dalam membentuk kualitas dan karakter jurnalis di daerah, Rabu (5/5/2026).
Salah satu figur yang mendapat pengakuan luas dari para Pemimpin Redaksi media online di Kalimantan Barat adalah Syamsuddin, pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi bedahnusantaraindonesia.co.id.
Ia dinilai tidak hanya membangun media, tetapi juga melahirkan generasi jurnalis hingga menjadi pemimpin di berbagai platform media. Tercatat, sedikitnya 55 media online lahir dari tangan dinginnya, di antaranya bedahnusantaraindonesia.co.id, Garudahitam.co, Teropongvisual.com, Bedah.co.id, Reformasiterkini.co.id, Delikpers.co, Delikfakta.com, Cendrawasihpost.id, Jakartaexpres.id, Mediajakarta.co.id, ungkapfakta.id, Lidik.co, dan sejumlah media lainnya.
Pemimpin Umum Lidik.co, Radiman Lah, menyebut Syamsuddin sebagai sosok mentor yang memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya di dunia jurnalistik.
“Dalam momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia ini, saya ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Syamsuddin—seorang mentor yang punya peran penting dalam perjalanan saya,” ujarnya.
Ia menuturkan, Syamsuddin tidak hanya berperan sebagai pimpinan redaksi, tetapi juga sebagai pendidik yang membentuk cara berpikir dan etos kerja jurnalistik.
“Saya belajar bahwa jurnalisme bukan hanya soal menulis cepat, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab,” kata Radiman.
Ia juga mengenang awal kariernya saat dipercaya menjadi Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil), hingga kemudian naik menjadi editor berita dan diberikan akses langsung dalam sistem publikasi.
“Di situlah saya memahami ritme kerja jurnalistik yang sesungguhnya: cepat, tepat, dan mandiri. Saat itu, tidak banyak wartawan daerah yang memiliki kepercayaan seperti itu,” tambahnya.
Kini, Radiman Lah menjabat sebagai Pemimpin Umum Lidik.co, Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia Kabupaten Sambas, serta kontributor di salah satu televisi swasta nasional wilayah Sambas. (*)







