Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Banjir yang melanda di
Jalan Badak Putih Dusun Badak Putih Desa Lonam Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, tidak hanya mengganggu aktivitas warga dalam beraktivitas, tetapi juga berdampak pada rumah anggota DPRD Sambas dari Fraksi Gerindra, Rahmadi. Banjir yang menggenangi di dalam rumahnya dan di area halaman rumahnya diduga disebabkan oleh drainase yang tersumbat.
Rahmadi menyatakan bahwa banjir ini bukan hanya masalah bagi dirinya, tetapi juga bagi warga sekitar yang mengalami kesulitan akibat genangan air.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi ini, karena banjir bukan hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan tentunya untuk beraktivitas,” ujarnya saat diwawancarai Majalahmataborneonews.com pada Sabtu (13/9/2025).
Menurut Rahmadi, drainase yang tersumbat menjadi salah satu penyebab utama banjir ini.
“Banjir ini sudah sejak tadi dini hari sekitar Pukul 2. Genangan air ini menyumbat saluran drainase membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar, sehingga mengakibatkan genangan di beberapa titik, termasuk di sekitar rumah saya,” jelasnya.
Sebagai anggota DPRD, Rahmadi berkomitmen untuk segera menindaklanjuti dan untuk segera dibenahi masalah tersebut. “Saya sudah meninjau langsung ke lapangan dan berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi masalah drainase ini,” tambahnya.
Rahmadi menyebutkan persoalan banjir adalah persoalan serius yaitu untuk membersihkan dan memperbaiki saluran drainase agar kejadian seperti tersebut tidak terulang di masa mendatang.
Rahmadi juga mengimbau kepada warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama drainase yang ada di sekitar rumah mereka.
“Banjir hampir setiap tahun terjadi, jadi setelah drainase dibangun, kita harus bersama-sama menjaganya agar tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari genangan air,” ujarnya. (Nop)







