BANJARMASIN — Suasana Lebaran di Kalimantan Selatan tahun ini terasa beda. Bukan cuma di rumah atau tempat wisata, tapi juga di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) yang dipadati kunjungan keluarga warga binaan.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan mencatat total kunjungan selama dua hari Lebaran mencapai 9.875 orang. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme keluarga untuk tetap menjaga silaturahmi, meski harus bertemu di balik jeruji.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalsel, Mulyadi, menyebutkan bahwa dari total tersebut, sebanyak 4.155 warga binaan menerima kunjungan.
“Total warga binaan yang dikunjungi 4.155 orang,” ujarnya di Banjarmasin, Senin.
Lonjakan Tajam Di Hari Kedua
Kalau dilihat rinciannya, kunjungan di hari pertama Lebaran (Sabtu, 21 Maret) tercatat sebanyak 2.293 orang, yang datang untuk menjenguk 707 warga binaan.
Namun, lonjakan signifikan terjadi di hari kedua (Minggu, 22 Maret). Jumlah pengunjung langsung melejit jadi 7.582 orang, dengan 3.448 warga binaan menerima kunjungan.
Bisa dibilang, hari kedua jadi puncak keramaian kunjungan Lebaran di lapas dan rutan se-Kalsel.
Puluhan Lapas Dan Rutan Buka Layanan
Untuk mendukung momen ini, sejumlah lapas dan rutan membuka layanan kunjungan khusus Lebaran.
Di hari pertama, ada delapan unit yang melayani kunjungan, termasuk Lapas Kotabaru, Lapas Narkotika Karang Intan, hingga Rutan Barabai.
Sementara di hari kedua, jumlahnya meningkat jadi 15 lapas dan rutan, termasuk Lapas Banjarmasin, Lapas Perempuan Martapura, hingga Rutan Pelaihari.
Langkah ini dilakukan supaya semua keluarga tetap punya kesempatan bertemu dengan warga binaan tanpa hambatan berarti.
Situasi Tetap Aman Dan Terkendali
Meski jumlah pengunjung membludak, Mulyadi memastikan seluruh proses kunjungan berjalan lancar.
Nggak ada insiden berarti, dan semua pengunjung juga dinilai cukup kooperatif mengikuti aturan yang berlaku.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada keluarga warga binaan yang sudah tertib selama kunjungan berlangsung.
Pengorbanan Petugas Di Hari Lebaran
Di balik kelancaran ini, ada peran besar petugas lapas yang tetap bekerja saat hari raya.
Mulyadi mengungkapkan, banyak petugas yang rela tidak merayakan Lebaran bersama keluarga demi menjalankan tugas.
“Petugas sendiri rela tidak berlebaran dengan keluarga di rumah demi tugas,” katanya.
Dedikasi ini jadi bukti bahwa pelayanan kepada warga binaan dan keluarganya tetap jadi prioritas, bahkan di momen penting seperti Lebaran.
Makna Lebaran Tetap Terjaga
Meski berlangsung di dalam lapas, suasana haru tetap terasa. Banyak keluarga yang memanfaatkan momen ini untuk melepas rindu, memberi semangat, dan mempererat hubungan.
Lebaran pun tetap punya makna yang sama: kebersamaan, saling memaafkan, dan menjaga ikatan keluarga.
FAQ
1. Berapa jumlah kunjungan Lebaran di Lapas Kalsel?
Total kunjungan mencapai 9.875 orang selama dua hari Lebaran.
2. Berapa warga binaan yang dikunjungi?
Sebanyak 4.155 warga binaan menerima kunjungan dari keluarga.
3. Kapan puncak kunjungan terjadi?
Puncaknya terjadi di hari kedua Lebaran dengan 7.582 pengunjung.
4. Apakah kunjungan berjalan lancar?
Ya, seluruh proses berlangsung tertib, aman, dan terkendali.
5. Apa peran petugas selama Lebaran?
Petugas tetap bekerja dan bahkan rela tidak berlebaran demi memastikan layanan berjalan baik.






