Rakyat Bersuara Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati dan DPRD Sambas: Tuntut Transparansi, Kesejahteraan dan Infrastruktur

Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Warga yang tergabung dari Rakyat Bersuara dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sambas turun ke jalan dan memadati halaman Kantor Bupati dan Gedung DPRD Sambas, Selasa (23/9/2025).

Sejak pagi hari, massa sudah berkumpul dengan membawa berbagai poster dan baliho, serta menyuarakan aspirasi melalui orasi bergantian. Teriakan “Hidup Rakyat!” menggema di pusat pemerintahan daerah itu.

Bacaan Lainnya
iklan

Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Rakyat Bersuara menuntut tiga hal utama:

1. Keselarasan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Sambas
2. Kepastian pengangkatan tenaga honorer dan P3K
3. Perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai rusak parah dan terabaikan

“Ini bukan sekadar aksi protes, ini adalah jeritan rakyat yang sudah terlalu lama diam,” tegas Erwin Saputra, SE, MH selaku Koordinator Umum aksi.

Erwin juga menyampaikan, bahwa beberapa poin tuntutan tersebut sudah dibuat berita acara bersama dalam komitmen aspirasi tuntutan-tuntutan yang disampaikan.

“Alhamdulillah, jadi harapan kami dari Rakyat Bersuara juga akan ikut mengawal prorses dari pemenuhan tuntutan itu. Tadi yang sempat saya bacakan itu adalah tiga tuntutan tambahan yiatu dari peningkatan ekonomi, kepastian pengangkatan untuk honorer
termasuk jalan yang berstatus provinsi maupum yang nasional. Secara umum tuntutan itu ada di dalam lampirannya serta sudah disampaikan oleh teman-teman soa tuntutannya,” jelasnya saat diwawancarai awak media.

Dia mengharapkan bersama-sama kita gaungkan bahwa Kabupaten Sambas itu milik rakyat dan kapan lagi rakyatnya bersatu untuk Sambas yang lebih maju.

“Kita ramu persatuan dan kekompakan kita, ayo sama-sama kita bangun Sambas. Kita kawal pemerintah dan DPRD yang mana kebijakan-kebijakannya itu diharapkan memang betul-betul untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Inti dari semua tuntutan itu adalah kesejahteraan rakyat. Maklum saat ini Negara kita sedang menghadapi masalah besar terhadap anggaran, tapi tidak lepas dari itu semua kita berharap ada peningkatan yang dilakukan pemerintah daerah terutama di dalam menunjang pembiyaan dan hasil daerahnya berupa tambahan di Pendapatan Asli Daerahnya. Kalau untuk sementara tahun ini kita hanya 320 Miliar, sangat complang sekali itu, kalau kita lihat antara Singkawang dengan kita bahwa Singkawang itu hampir mendekati 1 Triliun PADnya,” ujar Erwin.

Merespons aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas dan DPRD Kabupaten Sambas menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi warga. Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani langsung oleh Bupati Sambas, Satono, S.Sos.I, MH, Ketua DPRD Abu Bakar, S.Pd., serta Koordinator Umum Erwin Saputra, disebutkan bahwa seluruh aspirasi akan dibahas lebih lanjut melalui forum-forum resmi.

Poin-poin aspirasi yang ditandatangani adalah:

1. meminta keselarasan ekonomi masyarakat

2. kepastian pengangkatan untuk honorer

3. mempebaiki infrastruktur jalan di seluruh kabupaten sambas

Selanjutnya atas aspirasi tersebut Pemerintah Kabupaten Sambas dan DPRD Kabupaten Sambas berkomitmen untuk menindaklanjutinya.

“Terima kasih banyak semua rekan yang hadir, termasuk rekan media. Sangat luar biasa pada saat ini, Insya Allah apa yang disampaikan saya mewakili pemerintah daerah dan bersama DPRD Sambas untuk menindaklanjuti apa-apa yang telah disampaikan, yang sangat perlu sekali tolong dikawal Bupati dan DPRD supaya proses pembangunan sesuai harapan ke depan,” ujar Bupati Sambas Satono usai menandatangani pokok-pokok aspirasi di depan massa. (Nop)

 

iklan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *