Penemuan Mayat Di Sawah Gegerkan Masyarakat Mandor

 

Majalahmataborneonews.com,Mandor,-  KALBAR-Bhabinkamtibmas Desa Bebatung Polsek Mandor Bripka Heri Efendi bersama Personil lainnya mendapat tugas dari Kapolsek Mandor IPTU.  Anuar Syarifudin untuk mendatangi Tempat kejadian perkara (TKP) Penemuan mayat di Dusun Semanyam Desa Bebatung Kecamatan Mandor Kabupaten Landak,

 

Bhabinkamtibmas Desa Bebatung Polsek Mandor Bripka Heri Efendi menyampaikan dirinya berangkat ke Tempat kejadian perkara (TKP) dibantu oleh unit Sabhara dan unit Reskrim untuk menangani kejadian tersebut.

 

Setelah sampai Tempat Kejadian Perkara (TKP) PS Kanit Reskrim bersama Personil Sabhara Polsek Mandor mengamankan TKP dengan di Police line, di Tempat kejadian Perkara mereka melakukan Olah TKP, melihat kejanggalan yang terdapat pada tubuh Korban, meminta keterangan Para saksi dilapangan dan mencari barang bukti apabila ada mencurigakan.

 

Setelah mendapat keterangan dari saksi-saksi dan kesimpulan kronologi kejadian sebagai berikut pada saat saksi Spm sedang bekerja ditengah Sawah miliknya.

 

Setelah bekerja Saksi Spm hendak menuju ke Pondok sawahnya lalu saksi melihat sesosok tubuh manusia (Sukanto) tertelungkup diparit batas antara sawah Sukanto dengan sawah saksi Spm.

 

Saksi mendekati dan melihat tubuh manusia (Sukanto) sudah Pucat dan sudah tidak bergerak lagi dan saksi mencoba mengecek tubuh manusia yang tergeletak (Sukanto) dengan cara digoyang dengan menggunakan kayu akan tetapi tubuh Sukanto sudah tidak bergerak lagi, lalu saksi berteriak memanggil orang yang sedang bekerja disekitar lokasi sawahnya,

 

Tidak lama kemudian datang warga yang sedang bekerja disekitar lokasi termasuk Sdr. Sander als pak Peri (adik kandung korban, setelah para saksi melihat langsung lalu adik korban mengecek dan melihat tubuh yang tergeletak di parit Sukanto sudah tidak bernyawa/meninggal dunia.

 

Tiak lama kemudian sebagian Saksi memberitahukan warga yang ada di Perkampungan dan warga langsung menuju lokasi kejadian untuk melihat kejadian tersebut lalu menghubungi pihak kepolisian Polsek Mandor.

 

Kapolsek Mandor IPTU.  Anuar Syarifudin dihubungi melalui handphone selurelnya  menyampaikan dari hasil Olah TKP dan keterangan saksi saksi tidak ditemukan tanda tanda kekerasa terhadap korban,

diduga korban jatuh keparit dan lemas akibat menghirup air, tidak ada saksi yang melihat saat korban ada ditempat kejadian Pekara dan Pihak keluarga membuat pernyataan penolakan untuk  Visum Et Revertum dari istri korban,” ucap Kapolsek Mandor IPTU Anuar Syarifudin.

 

Penulis : Irmanudin

Editor : Kiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *