Sambas

Aliansi Supir Kabupaten Sambas Apresiasi Polda Kalbar Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Majalahmataborneonews.com, Sambas-

Ketua Aliansi Sopir Kabupaten Sambas menyampaikan, Rizal Farizal mengapresiasi serta memberikan dukungan kepada Polda Kalbar dalam mengungkap penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kegiatan mengungkap penyalahgunaan dan perbaikan tata kelola penyaluran BBM bersubsidi adalah tindakan yang selama ini kami harapkan agar kami para supir mendapat kemudahan mendapatkan BBM untuk kendaraan yang kami operasikan setiap hari,” ungkap Rizal Farizal.

Rizal Farizal menyampaikan, supir harus antri dari mulai malam hari baru besoknya bisa mendapatkan BBM dengan antrian yang panjang.

“Sedangkan, waktu kami banyak dihabiskan hanya untuk mendapatkan BBM,” imbuhnya.

Rizal Farizal mengatakan, Aliansi Supir Kabupaten Sambas sangat mengapresiasi dan mendukung dibentuknya satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.

“Apalagi setelah kami membaca di beberapa media online, beberapa hari ini di bulan Januari 2024 ini, tentang keberhasilan Satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM dan Gas LPG subsidi dalam mengungkap 4 TKP penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi di wilayah di Kalimantan barat. Bravo Polda Kalbar,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Rizal Farizal juga berharap tindakan pengawasan dan pengungkapan serta penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat terus dilakukan tanpa pandang bulu.

“Jangan yang kecil-kecil saja yang disikat, namun cukong-cukong yang dibalik layar serta mungkin ada oknum yang membekinginya disikat juga. Kami siap jadi mata dan telinga Satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM dan Gas LPG subsidi,” harapnya.

Rizal Farizal mengatakan, bahwa anggotanya setiap hari berada di lingkungan Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan hampir setiap hari juga menyaksikan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan modus pengisian berulang-ulang, pengisian dengan menggunakan tangki modifikasi.

“Hal ini bisa terjadi kami duga ada peran besar yang dilakukan oleh petugas SPBU itu sendiri, setiap saat kita bisa lihat mobil dengan tangki modifikasi banyak sekali yang parkir di sekitar area SPBU. Celakanya lagi mereka seperti diprioritaskan pada saat pengisian BBM bersubsidi padahal mereka membeli BBM bersubsidi untuk dijual kembali,mungkin ini bisa terjadi karena ada setoran kepada petugas di SPBU,” ungkap Rizal Farizal.

Rizal Farizal juga mengatakan, keberhasilan dalam penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi ini tidak terlepas dari kerja keras aparat kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Kalimantan Barat, serta adanya peran serta masyarakat yang membantu memberikan informasi.

Rizal Farzial mengatakan, bahwa dalam waktu dekat Aliansi Supir Kabupaten Sambas akan bersilaturahmi ke Mapolda Kalimantan Barat untuk menyampaikan apresiasi dan dukungan secara langsung kepada Satgas pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM dan Gas LPG.

“Dengan harapan agar nantinya kegiatan pengawasan, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi terus dilakukan, sehingga oknum yang bermain dengan BBM bersubsidi bisa mendapat efek jera, karena apa pun bentuknya kalau tidak dilakukan terus menerus, dan tidak ada pengawasan secara khusus yang sama saja istilahnya musiman, namun kalau saya lihat ini sudah menjadi program kepolisian Republik Indonesia terkhusus di Polda kalbar. Terima kasih Polda Kalbar,” ucapnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *