Kabar DaerahNasionalPontianak

Yayasan Landak Bersatu Gelar Edukasi Peningkatan Keuangan Inklusi untuk Pemuda di Kalbar

Pemateri Acara Sosialisasi dan Edukasi Menekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Peningkatan Inklusi Keuangan

Majalahmataborneonews.com, Pontianak – Yayasan Landak Bersatu menggelar Sosialisasi dan Edukasi Peningkatan Inklusi Keuangan bagi Pemuda dan Mahasiswa Perguruan Tinggi Katolik Kalimantan Barat, Selasa (10/05/2022).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia.

Acara ini terselenggara atas kerja sama Yayasan Landak Bersatu dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), Keuskupan Agung Pontianak, serta segenap mitra pengembangan keuangan inklusif seperti Bank BRI, Bank Kalbar, Jamkrindo, Askrindo, Bulog, Telkom, dan Pertamina.

Edukasi mengenai pentingnya inklusi keuangan ini diharapkan dapat meningkatkan akses pemuda terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas, tepat waktu, lancar, dan aman.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar yang diwakili oleh Asisten II Sekretaris Daerah, Walikota Pontianak, Bupati Kabupaten Bengkayang, serta Mitra kerjasama dari BUMN, Pelajar dan Pemuda, serta pelaku UMKM di Kalimantan Barat. Selain itu, terdapat 120 peserta kegiatan yang terdiri dari unsur dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, guru, murid dan mitra lembaga yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat.

Romo Johanes Robini Marianto selaku Ketua Yayasan Landak Bersatu dalam sambutannya mengatakan bahwa inklusi keuangan akan membantu banyak kelompok masyarakat. “Terutama pemuda dalam mengakses informasi keuangan,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Erdiriyo selaku Asisten Deputi Keuangan Inklusi dan Syariah Kemenko Perekonomian menyatakan bahwa pemuda harus mendapat akses informasi terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas, tepat waktu, lancar, dan aman.

“Oleh karena itu, kami mengumpulkan berbagai institusi untuk berkolaborasi mendukung cita-cita tersebut,” ungkapny.

Uskup Keuskupan Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus mengatakan acara hari ini adalah bentuk kasih dalam memberikan edukasi terhadap mahasiswa dan pemuda di Kalimantan Barat mengenai pentingnya inklusi keuangan.

“Saya juga yakin bahwa acara ini akan menjadi kesempatan untuk Pemuda agar mereka bisa mengurangi kesenjangan (inequality) dan rigiditas low income trap. Pemahaman inklusi keuangan yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya berujung pada penurunan tingkat kemiskinan,” tuturnya.

Diharapkan acara ini juga akan semakin meningkatkan public-private partnership dari yayasan Landak Bersatu yang kini telah mengelola tiga perguruan tinggi yaitu STKIP Pamane Talino, Akper Dharma Insan, dan Akbid St. Benedicta.

 

 

Penulis : Tim Liputan

Editor : Tullahwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *