APBD P 2021, Target Pendapatan-Belanja Turun

Majalahmataborneonews.com, Sambas-Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sambas, Ramzi mengatakan rencana perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah baik sektor pendapatan daerah maupun belanja daerah mengalami penurunan. Hal itu dikemukakan dia saat menyampaikan laporan dihadapan unsur pimpinan DPRD, Bupati dan Wabup serta pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Sambas, Jumat (24/9).

“Berbagai argumentasi yang muncul dan berkembang dalam pembahasan internal fraksi dan komisi maupun saat rapat gabungan bersama Tim Anggaran Pemda, akhirnya dapat kita sepakati sesuai yang terangkum dalam laporan badan anggaran yang kami sampaikan pada momen paripurna,” ujar dia.

Ramzi menjelaskan dalam Rancangan Perubahan APBD tahun ini, pendapatan daerah ditargetkan sebesar 1,73 triliyun rupiah, atau turun sebesar 0,03 persen dari target awal. Sedangkan belanja daerah, ungkap dia dalam perubahan hanya dianggarkan 1,75 triliyun rupiah atau turun 0,04 persen dari penganggaran awal.

Sektor pembiayaan daerah, lanjut legislator PAN ini, penerimaan pembiayaan ditargetkan mengalami penurunan dari sebelumnya 114,62 milyar rupiah menjadi 114,45 milyar rupiah atau turun sebesar 165,01 juta rupiah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran.

“Kami dari perwakilan rakyat daerah juga telah menyampaikan rekomendasi dan masukan dimana itu semua berdasarkan hasil rapat gabungan antara badan anggaran DPRD bersama TAPD terhadap rancangan ini,” terang Pria yang akrab disapa Abah.

Secara umum, tegas Ramzi, pihak DPRD mengingatkan prinsip kehati-hatian dalam melaksanakan pekerjaan yang sudah dianggarkan. Dia mengajak bersama-sama berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini mengingat waktu yang relatif pendek, agar setelah perubahan APBD tahun anggaran 2021, terutama pekerjaan fisik yang melalui lelang agar segera diselesaikan. Kita juga mendapatkan informasi masih rendahnya serapan anggaran. Harapan kita semua, Bupati dan jajarannya dapat lebih memaksimalkan penyerapan anggaran disisa waktu yang ada,” papar dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *