Hari Ke 5 Korban Tenggelam di Sungai Belantiant Muncul Kepermukaan, Setelah Tercium Aroma Menyengat 500 Meter dari Titik Awal Tenggelam

Majalahmataborneonews.com, Tebedak – Setelah berjibaku dalam proses pencarian korban tenggelam tanpa henti, akhirnya di hari ke-5, Minggu (5/9/2021) sekitar pukul 15.00 Wib mayat korban muncul kepermukaan dengan kondisi tubuh yang membengkak.

Sebelum mayat muncul kepermukaan, telah tercium bau menyengat sekitar 500 meter ke hilir dari titik awal mula korban tenggelam sekitar pukul 12.00 Wib.

“Setelah berulang kali menyusuri sungai dan menyelam, akhirnya team mendapati tanda yang mencurigakan berupa mau busuk yang menyengat sekitar kurang lebih 500 meter ke hilir dari titik awal korban tenggelam, bau itu mulai tercium sekitar jam 12.15 Wib, hingga akhirnya korban muncul mengambang ke permukaan” ujar Paulus Juwell, SH Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Landak.

Dituturkan juga oleh Paulus, bahwa proses pencairan korban melibatkan banyak pihak, diantaranya Basarnas, BPBD. TNI-POLRI serta masyarakat.

“Di hari ke-3 pencairan telah dilakukan ritual adat di lokasi kejadian (TKP) dan semakin banyak masyarakat yang turut membantu, baik menyusuri sungai dengan sampan maupun melakukan penyelaman-penyelaman di sepanjang sungai. Syukurlah hari ini telah berakhir, kita berharap keluarga yang Ditinggalkan ikhlas atas musibah ini” ujar Paulus setelah ia bersama team mengantar jenazah ke RSUD Landak.

Telah diberitakan sebelumnya bahwa korban Alrin alias Boy yang merupakan warga Dusun Ngedang, Desa Tebedak tenggelam di Sungai Belantian pada Rabu (1/9) pagi.

Berdasarkan keterangan saksi mata yang merupakan rekan kerja korban di lokasi kejadian Herkus (15) sebelum tenggelam dan terbawa arus korban bersama sejumlah rekannya hendak menyeberang sungai yang saat itu kondisinya sedang pasang dan berarus deras.

Namun saat sesampainya di tengah sungai korban yang saat kejadian mengenakan celana trening panjang serta baju switer tiba-tiba tenggelam dan terbawa arus sungai.

Pencairan langsung dilakukan oleh warga, selanjutnya dibantu oleh BPBD, TNI, POLRI serta masyarakat lainnya selama 5 hari tanpa henti, hingga akhirnya diketemukan. (Sht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *