Rangkaian HUT Adhyaksa ke-61, Kejari Landak Musnahkan Barang Bukti Perkara 

Rangkaian HUT Adhyaksa ke-61, Kejari Landak Musnahkan Barang Bukti Perkara 
Proses Pemusnahan Barang Bukti

Majalahmataborneonews.com, Ngabang – Kejaksaan Negeri Landak melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah), Senin (19/07/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kejari Landak Sukamto dan dihadiri Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Kapolres Landak AKPB Ade Kuncoro, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Ngabang, serta Kepala Rutan Kelas 2B Kabupaten Landak yang bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Landak, senin (19/07/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Landak Sukamto disela-sela kegiatan pemusnahan menjelaskan bahwa barang bukti perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap yang dimusnahkan ini merupakan barang bukti tindak pidana dalam kurun waktu satu tahun.

“pemusnahan ini juga merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 tahun,” ungkapnya

Sukamto menjelaskan beberapa barang bukti yang dimusnahkan yakni senjata tajam, narkotika jenis shabu dan extacy,  handphone, alat panen sawit, alat tambang emas, dan beberapa barang lainnya.

Rangkaian HUT Adhyaksa ke-61, Kejari Landak Musnahkan Barang Bukti Perkara 
Jajaran Forkopimda yang Turut Hadir Dalam Pemusnahan Barang Bukti

“Kasus yang paling tinggi di Kabupaten Landak yang pertama pencurian dan yang kedua narkotika, dengan jumlah sebanyak shabu sebanyak 283,86 dan empat butir extacy,” jelas Kepala Kejari.

Dirinya menambahkan tujuan pemusnahan ini untuk mengurangi beban dari pada barang bukti yang tersimpan ditempat barang bukti sehingga tidak lagi ada penumpukan barang bukti.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa pada kesempatan itu mengatakan bahwa kejahatan seperti pencurian dan narkotika masih terjadi di Kabupaten Landak dalam kurun waktu satu tahun perkara, dan berharap angka kasus tersebut dapat terus menurun.

“Salah satu yang menjadi keprihatinan kita adalah masalah narkoba, semoga tahun depan bisa berkurang jumlah kasus yang terjadi di kabupaten Landak,” ujar Bupati.

Bupati juga berharap Semoga dengan pemusnahan barang bukti ini angka kriminalitas di Kabupaten Landak bisa menurun.

 

Penulis : Tullahwi

Editor : Sahat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *