Ikuti Virtual PPKM Darurat, Bupati Satono: Patuhi Prokes

Majalahmataborneonews.com, Sambas-
Bupati Sambas, Satono menghimbau kepada masyarakat agar untuk patuh terhadap penerapan protokol kesehatan (Prokes), yakni memakai masker saat beraktivitas, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta membatasi mobilitas.

Bupati Satono menegaskan saat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) virtual di Kodim 1208 Sambas terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kalimantan Barat yakni Kota Pontianak dan Kota Singkawang, dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

“PPKM Darurat sudah mulai diterapkan hari ini di dua kota besar yakni Kota Pontianak dan Singkawang sampai tanggal Dua Puluh Juli nanti. Saya mengimbau masyarakat untuk patuh terhadap penerapan protokol kesehatan yakni lima M,” jelasnya.

Selain itu, Satono meminta masyarakat  waspada dan menjaga diri.
Sebab, Kota Singkawang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sambas. Bagi masyarakat yang hendak ke Kota Singkawang dan melewati pos penyekatan harus menunjukkan sertifikat vaksin.

“Sekarang pemerintah sedang menggencarkan vaksinasi massal. Masyarakat Kabupaten Sambas jangan takut disuntik vaksin. Saya pastikan vaksin itu aman dan halal karena sudah melewati metode penelitian yang canggih,” ujar Bupati Satono

Pentingnya penerapan Prokes, Satono berharap dikehidupan sehari-hari dan vaksinasi mengingat saat ini di Kabupaten Sambas, per tanggal 10 Juli kemarin sudah 1.200 orang terpapar Covid-19.

“Dari seribu dua ratus jiwa yang terpapar Covid, dua puluh diantaranya dilaporkan meninggal dunia dalam keadaan positif Covid. Jadi saya harap masyarakat cerdas dan tidak menganggap ini sesuatu yang remeh,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *