Ditengah Pandemi Covid-19 Kebutuhan Oksigen di RSUD Ade.M.Djoen Sintang Meningkat

Majalahmataborneonews.com Sintang-
Meski kebutuhan akan oksigen meningkat di tengah Pandemi Covid-19 namun Direktur Rumah Sakit Ade.M.Djoen Sintang Rosa Trivina mengklaim bahwa stok oksigen untuk mendukung penanganan pasien rumah sakit yang dipimpinya masih aman.

Ia mengatakan bahwa kebutuhan oksigen medis meningkat seiring dengan peningkatan keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit.

“Hari ini stok tabung oksigen kita masih aman di rumah sakit tidak ada kendala, sekarang pasien kita trend menurun dari biasanya. Yang biasanya jumlahnya diatas 40an, tetapi satu minggu terakhir ini sepertinya mengalami penurunan 35-37 pasien,sebab itu yang menggunakan oksigen juga turun,”katanya pada media ini Kamis,(8/7/2021) di Sintang.

Dia berharap kejadian di daerah Jawa tidak terjadi di daerah Sintang , Kalimantan Barat.

“Stok oksigen di Rumah Sakit Ade.M. Djoen Sintang saya katakan masih amanlah , karena kita minta kepada pihak penyedia selalu monetor terkait stok oksigen ada kendala atau tidak , untuk sementara tidak ada kendala yang berarti,”katanya.

Keperluan oksigen tertinggi dimasa Pandemi Covid-19 dituturkan Rosa perhari sempat mencapai hingga 186 tabung , dan rata-rata 100 tabung tergantung fluktuasi pasien.

Diakui Rosa kebutuhan oksigen di masa pandemi ini meningkat drastis yang awalnya hanya kisaran 20 tabung perhari kini melonjak tajam.

“Tetapi untuk sekarang ini rerata 100-110 tabung lah tergantung pasien yang masuk ,sebelum ada Covid-19 kebutuhan oksigen perhari tidak ada setengahnya dari kebutuhan oksigen sekarang,”ujarnya.

Pasokan oksigen dari Pontianak , hargapun belum mengalami kenaikan masih tetap harga lama saat belum Pandemi Covid 19.

“Hanya saja soal harga belum mengalami kenaikan kita masih tetap Rp.200an ribu pertabung Pasokan oksigen itu sendiri dikatakanya dari Pontianak.
Kita selalu komunikasi setiap hari terkait suplai dengan pemasok dari Pontianak amanlah tidak sampai kosong,”tutupnya.

Penulis: Sus
Editor: Kiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *