Pemkab Landak Perpanjang PPKM Mikro Hingga Dua Minggu Kedepan

Pemkab Landak Perpanjang Masa PPKM Mikro Hingga Dua Minggu Kedepan
Forkopimda Kabupaten Landak saat Mengikuti Rakor Evaluasi PPKM Mikro

Majalahmataborneonews.com, Ngabang – Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Landak mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, di aula Kantor Bupati Landak, Senin (14/06/2021) malam.

 

Rakor tersebut juga diikuti Anggota DPRD Kabupaten Landak Cahyatanus, Forkopimda Landak, Kepala BPBD Kabupaten Landak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Kasat Pol PP Kabupaten Landak, dan Kepala BPKAD Kabupaten Landak.

Rakor tersebut digelar secara video conference (Vidcon) oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BNPB/Kasatgas COVID-19.

Dari hasil evalusasi pelaksanaan PPKM Mikro di seluruh Indonesia maka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro berlanjut dari tanggal 15 Juni hingga 28 Juni 2021 atau selama dua minggu kedepan, hal ini dikarenakan angka COVID-19 di Indonesia masih meningkat.

Usai mengikuti rakor perkembangan evalusasi pelaksanaan PPKM Mikro Bupati Landak langsung memberikan arahan kepada petugas lapangan yang akan melaksanakan PPKM Mikro di Kota Ngabang dan mengatakan bahwa di Kabupaten Landak juga akan melaksanakan PPKM Mikro hingga dua minggu kedepan.

“Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 baik Kabupaten Landak maupun di Indonesia, saya juga meminta Camat, Kades bahkan RT dan RW untuk melakukan PPKM Mikro ini,” ucap Karolin.

Bupati Landak menambahkan bahwa PPKM Mikro dalam pemberlakuan jam malam juga akan menerapkan random check swab antigen pada tempat-tempat keramaian yang masih melanggar jam operasional.

“Untuk itu saya meminta masyarakat dapat mematuhi PPKM Mikro ini agar kita bersama-sama dapat menurunkan dan memutus mata rantai COVID-19,” terang Karolin.

Dari data update perkembangan kasus harian COVID-19 14 Juni 2021 di Indonesia, jumlah kasus aktif sebanyak 115.197, penambahan kasus positif 8.189, jumlah kasus sembuh 1.751.234, dan jumlah kasus meninggal dunia 53.116.

 

Penulis : Tullahwi

Editor : Sahat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *