Puluhan Warga Lanjing Terpapar Covid 19

Majalahmataborneonews.com Sintang,
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengungkapkan ditemukanya 29 warga Dusun Lanjing, terpapar corona berhawal dari laporan warga yang mengalami batuk pilek disertai usai ada kegiatan pernikaan.

“Ada 29 warga yang terindikasi positif itu, memang itu adalah hasil dari tracing yang dilakukan oleh Dinkes melalui puskemas kebong. Beberapa hari yang lalu puskemas kebong itu, datang ke dusun Lanjing,” ujarnya.

“Di situ, kita melakukan tracing karena ada laporan dari masyarakat yang setelah ada acara nikah, ada yang batuk pilek, hilang penciuman, 29 kita periksa antigennya positif,” kata Sinto Selasa,( 8/6/ 2021).

Terhadap warga yang antigennya positif, menjalani isolasi mandiri di rumah. Dinkes, selain itu juga memberikan obat seperti antivirus dan vitamin.

“Intinya pemerintah tidak tutup mata terhadap warga  yang memang sudah terpapar positif, tetap akan kita rawat dan obati sampai sembuh,” jelasnya.

Sinto mengimbau agar Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan Kelam Permai dan tingkat desa berperan aktif tidak hanya melakukan pengawasan terhadap 29 warga yang menjalani isolasi mandiri. Kecamatan dan desa juga diharapkan memperhatikan kebutuhan warga.

“Saya mengimbau satgas di kecamatan dan desa itu bisa lebih berperan aktif untuk masyarakat yang dilakukan isolasi mandiri, Kebutuhannya mereka. Karena kalau mereka diisolasi mandiri, kan tidak boleh keluar. Keluarnya pun mereka cuma berjemur, olahraga, kalau kebutuhan hidup itu ya satgas desa dan masyarakat sekitar, dan kecamatan, itulah yang harus berperan aktif,” harap Sinto.

Menurut Sinto, penanganan corona tidak bisa hanya dibebankan di Dinkes dan Satgas tingkat kabupaten.

“Hari ini pun, kami kembali menurunkan tim dari puskemas kebong, kita akan coba cari lagi, mungkin ada yang baru bergejala. Kalau ada yang positif, tetap kita obati. Soal permintaan masker dan vitamin, inikan harus ada peran aktif dari satgas kecamatan, maupun desa. Kalau untuk yang sakit, vitaminnya sudah kita kasih. Kalau untuk masker, bisa lah dari satgas desa untuk menganggarkan dari dana desa yang sudah direfocusing.

Penulis: Sus
Editor: Kiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *