Forum Wartawan – LSM Kalimantan Barat Agendakan Seminar Percepatan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Majalahmataborneonews.com, Pontianak – Setelah menyusun kepengurusan yang baru paska pembubaran Presidium Forum Wartawan dan LSM (FW-LSM) Kalimantan Barat sebelumnya, akhirnya forum ini kembali mengaktifkan berbagai program. Dalam waktu dekat segera menggelar Seminar Reguler bertajuk ‘percepatan pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR)’

“Seminar tersebut merupakan tradisi yang digelar FW-LSM sejak berdiri tahun 2020. Untuk tahun ini kami sudah menyiapkan seminar tentang kapuas raya bersamaan dengan pelantikan Koordinator Wilayah (Korwil) dan kepengurusan di 14 kabupaten dan kota se-Kalbar,” kata Syafarudin Delvin SH, Ketua Umum Presidium FW-LSM Kalimantan Barat kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).

Menurut Syafarudin, kehadiran forum pada mulanya ditandai dengan seminar penegakkan hukum di Mercure. Kemudian berlanjut enam bulan berikutnya di Garden Palace Sanggau yang dikemas dengan agenda Bimtek dan terus berlanjut dengan Rakor di Villa Gunung Poteng Singkawang, merupakan agenda rutin yang diamanahkan Dewan Pendiri. “Untuk itu, pada tahun ini kami penuhi target untuk menggarap seminar PKR,” kata Syafarudin didampingi Sekjen FW-LSM Kalbar, Denny Martin.

Dijelaskan dia, keputusan pelaksanaan kegiatan tersebut setelah melalui rapat bersama Dewan Pendiri dan Pembina FW-LSM Kalbar. “Sedikitnya terdapat empat agenda lainnya yang telah dimantapkan sebagai Program Kerja Tahun 2021 terkait visi dan misi forum,” ujar Syafarudin yang ditemui usai Zoom Meeting FW-LSM Kalbar dengan tema “Sinkronisasi Program Kerja 2021”.

Ditempat terpisah, Denny Martin menambahkan pihaknya telah bertekad untuk serius dalam menjalankan amanah yang telah diberikan Dewan Pendiri terkait hirarkis dan semangat kelembagaan seperti tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Surat Keputusan dari Ketua Dewan Pendiri FW-LSM Kalbar yang diketuai Yayat Darmawi SE, SH, MH.

Denny yang juga menggawangi LSM Galaksi Sintang ini memaparkan keberadaan forum harus dimaknai sebagai kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah dengan tetap menjaga independensi dan semangat profesi. “Makanya tugas presidium sesuai AD/ART kami jalankan dengan penuh tanggungjawab sesuai rencana Program Kerja. Untuk seminar percepatan pembentukan PKR telah mulai persiapan dan hampir final karena melibatkan keynote speaker atau narasumber dari berbagai pihak,” kata Denny.

Sementara itu, Dewan Pembina Muhammad Hafiddin MA, SE pada kesempatan Zoom Meeting FW-LSM, Jumat (21/5/2021) menyambut baik rencana Seminar tentang PKR. Namun Ia menyarakan pentingnya menghadirkan narasumber yang berkenaan langsung dengan tema seminar. “Minimal harus hadir dari pihak Kemendagri melalui Dirjen Otda atau pemangku kebijakan lainnya dalam tataran legislasi,” ujar Hafiddin.

Hafiddin yang juga mantan aktivis Universitas Tanjungpura ini memaparkan perlunya memperkuat kelembagaan dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah, tetapi tetap kritis dalam membela kepentingan rakyat. “FW-LSM ini wadah yang tepat dimana para jurnalis dan kalangan non government organization atau LSM bisa mengembangkan diri dan berkarya. Sebab nantinya masyarakat yang akan menilai kehadiran forum ini,” pungkas Hafiddin.

Penulis : Ricard

Editor : Tullahwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *