Gusti Fiqry Azizurrahmansyah Resmi Dinobatkan Sebagai Raja Keraton Ismahayana Landak ke-41

Gusti Fiqry Azizurrahmansyah Resmi Dinobatkan Sebagai Raja Keraton Ismahayana Landak ke-41
Prosesi Penabalan Raja Keraton Ismahayana Landak ke-41

Majalahmataborneonews.com, Ngabang – Pangeran Ratu Ismahayana Landak Gusti Fiqry Azizurrahmansyah resmi dinobatkan (penabalan) sebagai Raja Keraton Ismahayana Landak dengan gelar Raja Iswaramahayana Dipati Karang Sari, Sabtu (10/05/2021).

Proses penabalan tersebut dilakukan sesuai adat melayu Ngabang diantaranya tungkal tawar dan berbagai ritual yang telah dilakukan turun-temurun oleh keluarga Keraton Landak.

Acara yang berlangsung di Keraton Ismahayana Landak dihadiri Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Para Raja di Majelis Kerajaan Kalimantan Barat Raja Tayan Pakunegara, Panembahan Anom Gusti Yusri, SH, Pangeran Ratu Suryanegara Sanggau, Drs. H.Gusti Arman, M.Si, Pangeran Prabu Kesuma Negara VII Sintang, Raden Barrie Danu Brata, SE, MAP, Sultan Simpang Sukadana, Sultan Muhammad Hukma, SE, Kesultanan Pontianak diwakili Pangeran Mas Perdana Agung Syarif Fewrry Alqadri, S.Kom, Raja Kubu, Syarif Syahril Al Qadrie, S.Sos diwakili, Ketua MABM Provinsi Kalbar Prof. Dr. H. Chairil Effendy, M.S, berserta jajaran, Ketua Majelis Kerajaan Landak, Prof. DR. Ir. H. Gusti Hardiansyah, M.Sc, QAM, IPU, Kerabat Inti, Kerabat Keraton Ismahayana Landak, para Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Dalam sambutan Gusti Fiqry Azizurrahmansyah yang baru saja dinobatkan sebagai Raja Keraton Ismahayana Landak dengan gelar Raja Iswaramahayana Dipati Karang Sari menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia karena prosesi penabalan bisa terlaksana.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada sanak miade’ yang telah menyukseskan proses penabalan ini sehingga bisa terlaksana meski di tengah pandemi COVID-19,” ucapnya.

Selain itu Fiqry juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah Kabupaten Landak karena selama ini selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang digelar oleh keluarga Keraton Ismahayana Landak.

“Saya ucapan terima kasih khususnya kepada Bupati Landak Ibu Karolin Margret Natasa karena dukungan moril dan materilnya untuk pelaksanaan acara ini,” ujarnya.

Dirinya yang kini telah mendapat gelar Raja Keraton Ismahayana Landak ke-41 menuturkan siap mendukung progam pemerintah Kabupaten Landak sehingga bisa berjalan.

“Kami akan selalu bersinergi untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Landak sehingga Kabupaten Landak ini bisa semakin maju,” tuturnya.

Terakhir Fiqry juga memohon dukungan dan masukan kepada sesepuh keraton Ismahayana Landak dan Keraton yang tergabung dalam Majelis Kerajaan Kalbar agar bisa memberikan bimbingan sehingga bisa selalu menjaga marwah sebagai penerus Keraton Ismahayana Landak.

Majelis Kerajaan Kalimantan Barat yang diwakili Pangeran Ratu Suryanegara Sanggau, Drs. H. Gusti Arman, M.Si dalam sambutannya menyampaikan agar pemerintah selayaknya memberikan perhatian kepada kerajaan-kerajaan yang ada di seluruh Indonesia.

“Saya percaya di bawah kepemimpinan Bupati Landak Ibu Karolin Margret Natasa Keraton Ismahayana Landak yang merupakan peninggalan sejarah ini bisa diberi perhatian lebih agar bisa tetap lestari,” ungkapnya.

Gusti Arman juga meminta agar para sesepuh, majelis keraton dan Bupati Landak sebagai orang yang dituakan agar bisa membimbing Gusti Fiqry mengingat usianya yang masih muda.

“Sekali lagi saya atas nama Majelis Kerajaan Kalimatan Barat mengucapkan selamat atas penabalan Raja Keraton Ismahayana Landak setelah mendapat restu, tungkal tawar dan penandatanganan pengesahan,” tutupnya.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa acara semacam ini bukan hal yang bisa disaksikan setiap hari dan suatu kehormatan untuk bisa hadir dalam prosesi penabalan Raja Keraton Ismahayana Landak.

“Ini merupakan tradisi adat budaya yang telah dipelihara selama ratusan bahkan ribuan tahun, saya ucapan terima kasih kepada panitia dan majelis keraton karena telah mempersiapkan acara yang menjadi momen bersejarah ini,” ungkap Bupati.

Bupati Landak menjelaskan bahwa Keraton Ismahayana Landak ini merupakan salah satu bukti perjalanan bang ini, dari era kerajaan kemudian menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Keraton saat ini menjadi fungsi penting sebagai pelestari seni dan budaya oleh kerena ini Pemerintah Kabupaten Landak sangat mendukung prosesi kegiatan ini tentunya menjadi pelajaran sejarah khasanah budaya kita di Kabupaten Landak,” jelasnya.

Lebih jauh Bupati Karolin menjelaskan bahwa Kabupeten Landak harus bisa maju dalam berbagai bidang namun untuk mencapai itu perlu adanya kerja sama banyak pihak. Untuk itu tentunya kami perlu meminta masukan dari agar pemerintah bisa menjalankan perannya supaya keraton ini bisa tetap menjadi pusat pelestarian adat budaya.

“Serta menjadi ikon pemersatu karena untuk menjadi kabupaten yang maju kita perlu tetap kompak dengan begitu pembangunan di Kabupaten Landak bisa terlaksana dan menjadi semakin maju di masa yang akan datang,” tutup Karolin.

 

Penulis : Tullahwi

Editor : Sahat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *