Ini Penjelasan Kepala Inspektorat Landak, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Di Desa Sungai Segak

Majalahmataborneonews.com, Landak – Demo warga menuntut Kepala Desa Sungai Segak, Kecamatan Sebangki yang beredar di media social facebook dan telah dirilis beritanya oleh media siber majalahmataborneonews.com, Rabu (17/3/2021), karena adanya dugaan penyalahgunaan dana BLT yang tidak dibagikan kepada warga serta tidak dibayarnya gaji para aparatur desa pada anggaran tahun 2020 lalu, ditanggapi oleh Kepala Inspektorat Landak, Asep Yusuf, SE.  baca juga : Beredar Di Medsos, Warga Tuntut Mundur Kades Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana

Kepala Inspektorat yang akrab disapa dengan Asep, melalui pesan whatsap menjelaskan bahwa untuk desa Sungai Segak, Dana Tahun Anggaran 2020 Tahap 3 hingga saat ini belum bisa dicairkan.

“Dana tahap 3 di Tahun Anggaran 2020 lalu untuk desa Sungai Segak, belum dicairkan karena ada beberapa SPJ  Tahap 2 yang belum lengkap” ujar Asep.

Asep juga menjelaskan bahwa institusi yang  dipimpinnya telah menjadwalkan pemeriksaan di desa Sungai Segak, pada bulan Juni mendatang. Namun dengan adanya perkembangan terbaru yaitu adanya pemberitaan  terkait tuntutan warga desa, maka Ia akan mengubah jadwal pemeriksaan.

“Dengan adanya info tuntutan warga ini, maka kami akan menyusun ulang jadwal kembali dan direncanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama” ujar Asep, seraya menjelaskan bahwa saat ini, Rabu (17/3/2021), Ia tidak berada di kantor, tetapi sedang mengikuti kegiatan diluar.

“Selamat sore, mohon maaf saya tidak berada di tempat ada kegiatan TL di ltprov, terimakasih infonya dan sudah saya teruskan dengan Irban I untuk segera susun jadwal ke lapangan” kata Asep melalui pesan Whatsap. (Sht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *