Bupati Sintang Launching Buku Menggali Mutiara Bumi Senentang Persembahan Kodim Sintang

Majalahmataborneonews.com Sintang,
Bupati Sintang,Jaror Winarno, melounching buku yang berjudul Menggali Mutiara Bumi Senentang, merupakan persembahan dari Kodim 1205/Sintang, pada Kamis Siang (4/3/2021).

Buku perdana yang dicetak 200 eks tersebut merupakan gagasan Dandim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan, pada saat melaksankan TMMD 109 tahun lalu, kemudian Limbai sebagai obyek utama merupakan seorang penyuluh menarik perhatian Dandim Sintang untuk menuangkan ide – idenya dalan suatu buku.

Kemudian dipertemukan Limbai dengan seorang pewarta dan juga penulis, Tantra untuk menuangkan ide dari Limbai dalam sebuah buku untuk kemudian diterbitkan ke masyarakat.

Kesempatan itu Bupati Sintang sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Dandim Sintang dengan gagasannya meluncurkan buku, hal ini dapat menjadi contoh serta motivasi bersama demi kemajuan Sintang kedepan.

“Saya ucapkan selamat atas peluncuran Buku Menggali Mutiara di Bumi Senentang ini kepada Bapak Dandim, dan saya juga mengapresiasi Pak Limbai dengan upaya membudidayakan tanaman dengan otodidak , ini dapat menjadi contoh dan diteladani bersama”,kata Bupati Sintang.

“Tiap tahun kita Pemda telah memberikan penghargaan bagi pecinta dan peneliti lingkungan hidup di Kab.Sintang,pak Limba berupaya membudidayakan tanaman dengan otodidak hal ini menjadi contoh dan perlu diteladani bersama,”ujar pria jangkung ini.

Limba bertemu dengan Bapak Dandim Sintang sehingga ilmu dan pengetahuan yang dimiliki Limba dapat didokumentasikan dengan dibuatlah buku ini

“Hal ini akan menjadi contoh dan apa yang dilakukan Bapak Dandim Sintang agar dijadikan contoh serta motivasi kita bersama demi masyarakat luas.”pungkas Bupati.

Sementara itu Dandim 1205/Sintang Letkol Infantri Eko Bintara Saktiawan telah berterimakasih dilaksanakan launching dan peluncuran buku oleh Bupati Sintang Menggali Mutiara Bumi Senentang Persembahan Kodim 1205/Sintang

Dalam hal ini kami sampaikan bahwa dengan keingintahuanya Limba tentang pohon teratai, diteliti dan digunakan sebagai media cangkok

“Pada saat kami melaksanakan TMMD di Kec. Ketungau Tengah pak Limba kami bawa untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat . Namun dikarenakan pak Limba tidak pernah menuangkan pengetahuannya dalam tulisan sehingga terkendala dan tidak dapat mencatat , Maka dengan kendala ini kami lihat sebagai peluang kami untuk mempertemukan dengan seorang penulis di Kabupaten Sintang yaitu Tantra,”ucapnya.

Pagi ini pihaknya mohon bantuannnya kepada Bupati untuk meluncurkan buku ini dan yang paling utama adalah bagaimana kita memberikan kontribusi dan kebermanfaatan , eksistensi diri bagi semesta. (Sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *