Dirinya Tak Bisa Divaksin, Ini Penjelasan Bupati Landak

Bupati Landak Karolin Margret Natasa Saat Menerima Penyerahan Vaksin COVID-19

Ngabang, Landak – Setelah menerima sebanyak 2.400 vaksin COVID 19 tahap 1, Pemerintah Kabupaten Landak langsung melaksanakan vaksinasi perdana kepada pejabat esensial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak, Rabu (27/01/2021).

Sebelumnya direncanakan akan dilakukan vaksinasi perdana kepada 10 pejabat esensial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak namun setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan hanya ada 4 orang yang bisa dilakukan vaksinasi diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Kapolres Landak, Danyon Armed Ngabang, dan Kepala BPS Landak.

Untuk Pejabat lainya yaitu Kejari Landak, Kepala Pengadilan Negeri Landak, Kepala Rutan Landak, Kepala Kemenag Landak dan Kepala BPN Landak tidak bisa dilakukan vaksinasi karena tidak memenuhi syarat vaksinasi akibat tekanan darah tinggi.

Menanggapi hal tersebut Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan vaksinasi dosis pertama yang dilakukan kepada sejumlah pejabat esensial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak untuk membuktikan bahwa vaksin Covid-19 aman untuk didistribusikan sesuai prosedur medis.

“Vaksin ini langsung akan kita suntikan kepada anggota Forkopimda Landak untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman,” tegasnya.

Bupati Landak juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengikuti vaksinasi dan menjadi orang pertama di Landak yang mendapatkan vaksin.

“Ada beberapa syarat untuk bisa divaksin yaitu harus sehat, tidak memiliki penyakit bawaan, belum pernah terjangkit COVID-19, tidak hamil dan menyusui, Seperti saya ini tidak bisa divaksin karena sedang hamil, Jadi mohon maaf,” jelas Karol.

Selanjutnya sasaran vaksinasi adalah tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Landak berjumlah 1379 orang, yang akan diberikan setelah proses pendistribusian ke Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan vaksinasi COVID 19 dengan target selesai 2 Minggu untuk dosis pertama dan setelah 14 hari akan kembali divaksinasi untuk dosis ke 2.

 

Penulis : Tullahwi

Editor : Sahat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *