Pemkab Landak Gelar Sosialisasi Vaksin COVID-19

Suasana Sosialisasi Vaksin COVID-19 Tingkat Kabupaten Landak di Aula Kantor Bupati Landak

 

Ngabang, Landak – Pemerintah Kabupaten Landak menggelar sosialisasi vaksin COVID 19 tingkat Kabupaten Landak, Selasa (12/01/2021) di Aula Kantor Bupati Landak.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan dihadiri tokoh lintas sektoral untuk turut serta mendukung program vaksinasi virus corona supaya masyarakat Indonesia khususnya warga Kabupaten Landak tidak ragu untuk divaksin.

“Saya mengajak tokoh masyarakat untuk mendukung program ini serta memberikan imbauan dan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksin itu baik,” kata Bupati Landak.

Lebih lanjut Bupati Karolin menyampaikan selain didukung dalam sosialisasi, serta pelaksanaanya juga perlu adanya ‘role model’ bagi para pimpinan seperti yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu.

“Kita sangat bersyukur kalau semua pimpinan yang sudah dicontohkan oleh Bapak Presiden mau dilakukan vaksinasi dengan harapan nantinya di Kabupaten Landak juga demikian. Selain itu, perlu diketahui bahwa sebelum pelaksanaanya maka setiap orang yang divaksin akan mendapat pesan singkat dan itu ditentukan oleh pusat,” ujar Karolin.

Karolin juga menegaskan bahwa warga yang akan divaksin tentunya sesuai identitas warga, karena menggunakan satu data.

“Setiap warga yang akan divaksin tentunya sesuai KTP, dalam arti bagi warga yang bukan KTP Kabupaten Landak maka tidak mendapatkan vaksin di Kabupaten Landak, Karena Kita mengguanakan satu data,” ujarnya.

Berdasarkan surat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor : SR.02.06/II/80/2021 tanggal 8 Januari 2021 Perihal Distribusi Vaksin dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19, disebutkan bahwa sasaran vaksinasi COVID-19 adalah kelompok rentan yang berusia 18-59 tahun dengan pemberian secara bertahap. Sedangkan kelompok usia 60 tahun ke atas akan divaksinasi setelah tersedia data dukung keamanan yang cukup untuk kelompok usia tersebut dan disetujui BPOM.

Kemudian pelaksanaan vaksinasi di daerah akan dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi mulai tanggal 14 Januari 2021. Sasaran vaksinasi pada bulan Januari – Februari 2021 adalah SDM Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, dilakukan dalam jangka waktu yang luas dengan sistimatika pengaturan jadwal vaksinasi sehingga tidak mengganggu pelayanan kesehatan lainnya.

Dalam paparannya, Kabid P2 Dinas Kesehatan Landak dr Pius Edwin Wiwin menerangkan terkait teknis pelaksanaan vaksin dan siapa-siapa saja yang akan mendapat vaksin. Selain itu, menyampaikan vaksin akan tiba di Kabupaten Landak pada awal bulan Februari 2021.

“Namun tahapanya, siapa yang sudah menerima SMS, lalu mendaftar lewat aplikasi yang sudah didownload untuk mendapat tiket. Kemudian petugas memverifikasi, baru diundang untuk vaksinasi,” ujar dr Pius.

Lanjut dr Pius, sudah disiapkan petugas yang akan memberikan tiket dan memverifikasi data untuk vaksinasi. Pelaksanaannya akan ada tiga sesi kepada masing-masing kelompok. Satu sesi 1 jam dan diikuti 15 orang, akan ada 3 sesi dalam satu hari. Dengan demikian, dalam 1 hari nanti akan ada 45 orang divaksinasi.

dr Pius juga menegaskan, dari juknisnya, bagi mereka yang sudah menerima SMS untuk vaksinasi namun mengabaikan maka siap-siap didatanggi oleh petugas yang berwenang.

“Hanya PRnya adalah sinyal, karena kalo SMS diterima tapi tidak didaftarkan ke aplikasi, maka tidak akan ada informasi lanjutan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, Nakes Kabupaten Landak yang sudah didaftarkan sebagai calon penerima vaksin adalah Nakes yang bekerja di Pelayanan Kesehatan Institusi Pemerintah. Di luar itu, ada 3 klinik yang juga sudah didaftarkan.

“Sedangkan yang tidak diberikan vaksinasi adalah yang punya riwayat penyakit jantung, hipertensi, dan pernah terpapar Covid-19 dibuktikan dengan hasil PCR,” pungkasnya.

 

Penulis : Tim Liputan

Editor : Tullahwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *