80,94% Warga Desa Parek Telah Terima Bantuan Terdampak Covid; “ Warga Komplain Itu biasa”

Majalahmataborneonews.com, Landak – Desa Parek dipenghujung kecamatan Air Besar, kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Senin (20/7/2020) lalu, membagikan bantuan sosial BLT DD kepada 103 keluarga penerima manfaat hasil dari musyawarah desa khusus (musdessus).
“Hingga saat ini kita telah menyalurkan bantuan sosial akibat dampak dari pademi virus covid-19 ini kepada 463 keluarga penerima manfaat atau PKM, bantuan itu dari berbagai program, untuk yang disalurkan pada hari ini bersumber dari dana kita sendiri yaitu dana desa. Dari hasil pendataan oleh team desa yang telah kita bentuk dan juga telah dilakukan musyawarah desa khusus, maka ditetapkanlah 103 orang keluarga penerima BLT DD yang pada hari ini dibagikannya” ujar Lorensius, SE selaku Kepala desa Parek.
Dijelakan juga oleh Loren, bahwa bantuan sosial yang diterima oleh warganya sebanyak 463 orang tersebut, meliputi program PKH 118 keluarga penerima manfaat, KKS BPMT 114 orang, BST Kemensos 128 orang serta BLT DD 103 keluarga penerima.
“Dari 572 KK warga kita di desa Parek ini, 463 KK nya telah terbantu dari berbagai program sosial yang ada, ini berarti sekitar 80,94% warga kami telah menerima bantuan sosial tersebut” jelas Loren.
Terkait dengan adanya komplain warga sehubungan dengan proses penyaluran bantuan, khususnya bantuan langsung tunai yang bersumber dari kas dana desa atau BLT DD. Ditanggapi oleh Loren dengan cara memberikan penjelasan sesering mungkin kepada warganya.
“Warga komplain dan protes itu biasa, hal itu terjadi karena memang masih ada warga yang belum mengerti mengenai mekanisme penyalurannya, khususnya yang bersumber dari dana desa atau BLT DD yang baru kita salurkan tadi. Karena itu, kita bersama Team yang telah kita bentuk berusaha semaksimal mungkin memberikan pemahaman yang sejelas-jelasnya kepada warga. Seperti menjelaskan bahwa yang berhak menerima bantuan BLT DD adalah warga miskin yang belum memperoleh bantuan dari program sebelumnya seperti PKH, KKS BPMT dan BST Kemensos. Hal ini yang kita sosialisasikan dan itu merupakan instruksi dari Pemerintah baik pusat maupun dari Ibu Bupati” ujar Loren.
“Salah satu penerima BLT DD yang kita berikan bantuan adalah ibu Tambang, beliau ini telah berumur dan memilih hidup sendiri karena tidak mau ikut dengan anaknya. Dari hasil pantauan Team desa dan musdessus ditetapkanlah Ibu ini masuk sebagai salah satu warga penerima bantuan BLT DD” jelas Loren

Penulis : Kiki
Editor : Kiki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *