Butuh 5 Milyar Untuk Pembelian Alat PCR

Majalahmataborneonews.com Sintang,-
Pemerintah Kabupaten Sintang berencana membeli alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendiagnosa Covid 19 ,untuk pembelian alat tersebut tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar yakni Rp.5 milyar lebih hal tersebut dikatakan Bupati Sintang Jarot Winarno pada media ini Jumat,(29/5) pagi.

Alat PCR jelas sangat dibutuhkan lantaran belum dapat diprediksi kasus virus mematikan ini kapan akan berakhir.

“Saya mau minta ijin pak gubernur ni untuk pembelian PCR ,karena untuk di kabupaten sintang dipandang perlu,karena kita belum tahu kasus ini kapan akan berakhir,”ucapnya.

Selain itu PCR tersebut cepat dan dapat dipercaya keakuratanya,agar kedepanya dapat melakukan sendiri di kabupaten tersebut.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan administrasinya untuk pembelian alat mobile PCR dengan harga mencapai Rp.5 Milyar lebih.

“Kami sedang mempersiapkan administrasinya untuk pembelian alat mobile PCR ,harga sekitar Rp.5 Milyar lebih,”bebernya.

Lebih lanjut Sinto katakan alat tersebut yang juga sudah dipakai di kabupaten Probolinggo Jatim untuk mengetes hasil swab kerongkongan selama 45 menit.

“Kabupaten Probolinggo juga memakai alat mobile PCR itu dapat mendeteksi hasil swab lebih cepat sekitar 45 menit,dan sehari diperkirakan mampu mengetes 500 pasien ,”tuturnya.

Ditambahkan Sinto usulan tersebut diharapkan dapat terpenuhi ,pihaknya masih minta pertimbangan bupati setempat.

“Mudah – mudahan terealisasi kami masih minta pertimbangan bapak bupati selanjutnya kami akan surati gugus tugas covid 19 petunjuknya seperti apa,”pungkasnya.(sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *