Desa Parek Sedang Lakukan Pendataan bagi Calon Penerima BLT

Majalahmataborneonews.com, Landak- Pemerintah pusat telah mengeluarkan anggaran di tiap desa guna melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). Desa Parek adalah salah satunya, Lorensius, SE selaku Kepala Desa Parek mengungkapkan bahwa mereka sedang dalam proses pendataan BST yang dikarenakan mengalami keterlambatan pada waktu lalu.

“ kita sedang dalam proses, sebelum pengajuan proses pertama itu ada pengajuan progress pembangunan setelah itu BST yang dari Kemensos kemarin perlu di verifikasi karena mengalami sedikit keterlambatan” katanya saat ditemui oleh Majalahmataborneonews, Senin (25/2/2020)

Setelah dikonfirmasi BLT menyesuaikan, karena tujuan BLT ini kan untuk mengcover masyarakat yang tidak mendapatkan PKH, BST, dan BPNT. Proses pendataannya sendiri dilakukan oleh panitia relawan Covid-19 yang ada didesa dan dilakukan secara door-to-door. Oleh karena itu, sampai sekarang masih dalam proses pendataan karena membutuhkan waktu yang lama.

Dana Desa yang dikeluarkan pemerintah berjumlah Rp.1,5 Miliar yang dibagi selama 3 bulan, dan untuk Desa Parek sendiri Jumlah KK yang ada sebanyak 572 KK, dan yang berhak mendapatkan BLT adalah sejumlah 292 KK. Sejauh ini untuk desa Parek, jumlah KK yang sudah terdaftar kurang lebih 100 KK.

Lorensius mengungkapkan yang menjadi kendala sekarang adalah adanya masyarakat yang mendapatkan bantuan BPNT dari pemerintah namun tidak mengambilnya dikarenakan jarak agen yang jauh menyebabkan ongkos jalan lebih besar dibanding dengan jumlah yang didapatkan. Oleh karena itu, untuk mensiasatinya warga yang tidak mendapat BPNT di alihkan agar bisa mendapatkan BLT.

“Sekarang yang menjadi masalah adalah masyarakat yang mendapat bantuan sembako dari pemerintah yaitu BPNT. Masyarakat tidak pernah mau mengambilnya karena agen yang terlalu jauh, sedangkan biaya perjalanan untuk mengambil bantuannya lebih besar dibanding jumlah bantuan yang didapatkan. Jadi cara mensiasatinya, orang yang tidak ambil bantuan sembako kita alihkan agar bisa dapat BLT” ungkapnya.

Untuk sekarang, jumlah pasti warga desa Parek yang mendapatkan BLT belum ada data real karena masih dalam proses pendataan, namun nantinya akan terus diupdate dan dilakukan verifikasi lebih lanjut. “sejauh ini kita belum ada data real karena memang masih dalam proses pendataan, nanti kita update ladi datanya” tutup Kepala Desa Parek tersebut.

Penulis: Dinda
Editor: Dinda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *