Evaluasi Bawaslu Landak Hanya Dihadiri Segelintir Partai Peserta

Majalahmataborneonews, Landak,-Kegiatan evaluasi pelaksanaan sentra GAKKUMDU kabupaten Landak, Selasa (24/09/2019) terasa kurang gregatnya, karena para peserta yang diundang tak semua bisa hadir, terlebih partai politik yang berkompetisi pada pemilu lalu, hanya dihadiri oleh 6 perwakilan partai, yaitu PDI-P, Berkarya, Gerindra, Pelindo, PPP,Hanura. Sementara menurut panitia dari partai yang diundang adalah 16 Partai. Selain dari unsur pemantau Pemilu dan media massa.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Gerindra, Robin, mengemukakan bahwa pelanggaran sangat banyak sebetulnya yang terjadi khususnya di daerah pemilihannya. Namun menurutnya, banyak warga yang tak paham serta enggan untuk melaporkan, tak paham harus melapor ke siapa, enggan karena takut untuk dijadikan saksi.

Untuk itu Robin yang juga ketua pengurus harian partai Gerindra ini berharap untuk pemilu ke depannya Bawaslu diharapkan menempatkan pengawas lapangan yang kompeten bukan asal hadir untuk mengawasi tetapi juga memiliki keberanian untuk melaporkan bilamana memng ada pelanggaran, bukan malah membiarkan atau pura-pura tidak tahu.

Ketua divisi penindakan Bawaslu, Dra. Theresia mengakui bahwa dalam memproses temuan dugaan pelanggaran yang telah terjadi, memang dikarenakan kesulitan dengan saksi yang kurang kompeten. Serta masalah keterbatasan waktu dikarenakan waktu yang pendek dan keharusan koordinasi dengan tim Gakkumdu lainnya. Hingga berita ini dirilis kegiatan masih berlangsung (Kiki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *